SportsOlahraga
Pratinjau Audio Lengkap
0:00
0:00
#1
Hey, Lisa! You look absolutely wired today. Did something happen?
Hei, Lisa! Kamu kelihatan sangat bersemangat hari ini. Ada apa?
#2
Oh, you have no idea. I stayed up until three watching the championship semifinal last night.
Oh, kamu tidak akan menyangka. Aku begadang sampai jam tiga tadi malam menonton pertandingan semifinal kejuaraan.
#3
Wait, the one between Argentina and France? I caught the highlights this morning at the café.
Tunggu, pertandingan antara Argentina dan Prancis itu? Aku menonton cuplikannya pagi ini di kafe.
#4
Highlights don't do it justice. The score was level at two-all deep into extra time.
Cuplikan pertandingan tidak bisa menggambarkan keseruannya dengan adil. Skor tetap imbang dua-sama hingga jauh ke dalam babak perpanjangan waktu.
#5
That must have been nerve-wracking. I can barely handle watching penalty shootouts without pacing around.
Itu pasti sangat menegangkan. Saya hampir tidak bisa menonton adu penalti tanpa berjalan mondar-mandir.
#6
Exactly. The atmosphere in the stadium looked electric, even through a screen. Every single game in this tournament has delivered beyond expectations.
Benar sekali. Suasana di stadion tampak sangat meriah, bahkan jika dilihat melalui layar. Setiap pertandingan dalam turnamen ini telah memberikan hasil di luar ekspektasi.
#7
I've been meaning to ask — did you ever play on a team yourself, or have you always been a spectator?
Saya sudah lama ingin bertanya — apakah Anda pernah bermain di sebuah tim sendiri, atau apakah Anda selalu hanya menjadi penonton?
#8
I played midfield in college, actually. Nothing elite, but it gave me a visceral appreciation for the sport.
Sebenarnya, saya bermain sebagai gelandang saat kuliah. Tidak ada yang elit, tapi pengalaman itu memberi saya apresiasi yang mendalam terhadap olahraga tersebut.
#9
That explains why your blog posts about sports tourism are so perceptive. You write like an insider.
Itu menjelaskan mengapa postingan blog Anda tentang wisata olahraga begitu berwawasan. Anda menulis seperti orang dalam.
#10
Well, once you've felt the camaraderie of a locker room, you never quite see a game the same way.
Ya, begitu Anda merasakan persahabatan di ruang ganti, cara Anda memandang sebuah pertandingan tidak akan pernah sama lagi.
#11
Speaking of which, are you planning to cover the championship final for your blog?
Ngomong-ngomong, apakah Anda berencana meliput final kejuaraan untuk blog Anda?
#12
Absolutely. I've already secured a press pass. The final is in Buenos Aires, and the city is buzzing.
Tentu saja. Saya sudah mendapatkan kartu pers. Finalnya di Buenos Aires, dan kotanya sedang sangat ramai.
#13
I'm so envious. Imagine being in the stands when the winning team lifts the trophy.
Aku sangat iri. Bayangkan berada di tribun saat tim pemenang mengangkat trofi.
#14
Why don't you come along? The café can survive a week without you, surely.
Mengapa Anda tidak ikut saja? Kafe itu pasti bisa bertahan seminggu tanpa Anda.
#15
You know what, that's actually tempting. I haven't taken a proper holiday in ages.
Tahu tidak, itu sebenarnya cukup menggoda. Aku sudah bertahun-tahun tidak mengambil liburan yang layak.
#16
Then it's settled. We'll soak up the atmosphere, eat our weight in empanadas, and witness history.
Kalau begitu, sudah diputuskan. Kita akan menikmati suasananya, makan empanada (pastri Argentina) sepuasnya, dan menyaksikan sejarah.
#17
If the score ends up anything like last night's game, I might need a defibrillator in my seat.
Jika skor akhirnya mirip dengan pertandingan tadi malam, saya mungkin butuh defibrillator di kursi saya.
#18
That's the whole point, isn't it? The unpredictability is what makes sport transcendent.
Itulah intinya, bukan? Ketidakpastianlah yang membuat olahraga menjadi luar biasa.