Gordon Ramsay: The Chef Who Never StopsGordon Ramsay: Koki yang Tak Pernah Berhenti
Pratinjau Audio Lengkap
0:00
0:00
#1
In 1998, Gordon opened Restaurant Gordon Ramsay in Chelsea, London.
Pada tahun 1998, Gordon membuka Restaurant Gordon Ramsay di Chelsea, London.
#2
Within three years, the restaurant achieved the ultimate culinary honor: three Michelin stars.
Dalam waktu tiga tahun, restoran ini meraih penghargaan kuliner tertinggi: tiga bintang Michelin.
#3
His cooking was known for its precise technique and impossibly high standards.
Masakannya dikenal karena tekniknya yang presisi dan standar yang sangat tinggi.
#4
He had found his 'stadium,' a place where he could truly excel.
Dia telah menemukan "panggungnya", sebuah tempat di mana dia benar-benar bisa menunjukkan kemampuannya.
#5
Gordon's fiery and passionate personality proved perfect for television.
Kepribadian Gordon yang berapi-api dan penuh gairah terbukti sangat cocok untuk televisi.
#6
Shows like 'Hell's Kitchen' and 'MasterChef' made him a global celebrity.
Acara seperti 'Hell's Kitchen' dan 'MasterChef' membuatnya menjadi selebritas global.
#7
His catchphrases, like 'It's RAW!', became iconic parts of pop culture.
Kata-kata khasnya, seperti "It's RAW!", menjadi bagian ikonik dari budaya populer.
#8
These shows made him one of the most recognized chefs in the world.
Acara-acara ini menjadikannya salah satu koki paling terkenal di dunia.
#9
Today, Gordon Ramsay runs a global empire of over 35 restaurants.
Hari ini, Gordon Ramsay menjalankan kerajaan global dengan lebih dari 35 restoran.
#10
These restaurants span from London and Las Vegas to Tokyo and beyond.
Restoran-restoran ini tersebar dari London dan Las Vegas hingga Tokyo dan sekitarnya.
#11
His media company produces dozens of popular cooking shows.
Perusahaan medianya memproduksi puluhan acara memasak yang populer.
#12
The boy who lost his football dream built an even bigger empire in the world of food.
Anak laki-laki yang kehilangan impian sepak bolanya itu membangun kerajaan yang bahkan lebih besar di dunia kuliner.
#13
Behind the shouting and intensity, Gordon is also known for mentoring young chefs.
Di balik teriakan dan intensitasnya, Gordon juga dikenal karena membimbing koki muda.
#14
He helps struggling restaurants find their footing and achieve excellence.
Ia membantu restoran yang kesulitan untuk bangkit dan mencapai keunggulan.
#15
structure, respect, and unwavering standards.
Struktur, rasa hormat, dan standar yang teguh.
#16
He believes in never accepting less than your absolute best.
Dia sangat percaya untuk tidak pernah menerima kurang dari kemampuan terbaik mutlak Anda.