EN: We use 'had' (the past tense of 'have') to talk about experiences or weather conditions that happened in the past.
Bahasa Indonesia: Kita menggunakan 'had' (bentuk lampau dari have) untuk menggambarkan hal-hal yang dialami di masa lalu atau kondisi cuaca di masa lalu.
We had a lot of snow last winter.
Musim dingin lalu kami mengalami salju tebal.
EN: Britain is famous for having mild, rainy, and cool weather. Because of this, British homes rarely have air conditioning, making unusually hot summers especially difficult and a major topic of news.
Bahasa Indonesia: Inggris biasanya terkenal dengan cuaca yang sejuk, hujan, dan nyaman. Oleh karena itu, sebagian besar rumah di Inggris hampir tidak memiliki AC, sehingga musim panas yang sangat panas sangat berat bagi penduduk setempat dan sering menjadi topik berita yang populer.
EN: Use 'There were' to say that more than one thing existed or happened in the past.
Bahasa Indonesia: Gunakan "There were" untuk menyatakan bahwa "banyak orang atau benda" (jamak) pernah ada atau terjadi di masa lalu.
There were three dogs in the park yesterday.
Kemarin ada tiga anjing di taman.
EN: Britain is known for having mild, rainy summers. A summer with 'five heatwaves' is exceptionally rare and indicates significant climate anomalies for the region.
Bahasa Indonesia: Inggris biasanya terkenal dengan musim panas yang sejuk dan hujan. Terjadinya "lima gelombang panas" dalam satu musim panas adalah hal yang sangat langka, menunjukkan bahwa wilayah tersebut sedang mengalami anomali iklim yang signifikan.
EN: Use the pattern 'be great for + noun' to express that something is very good, helpful, or beneficial for someone or something.
Bahasa Indonesia: Gunakan pola "be great for + kata benda" untuk menyatakan bahwa sesuatu "sangat baik" atau "sangat bermanfaat" bagi seseorang atau sesuatu.
Fresh fruit is great for your health.
Buah segar sangat baik untuk kesehatan Anda.
EN: Use ordinal numbers (like 'second', 'third') before superlatives (like 'best') to rank things below number one.
Bahasa Indonesia: Menambahkan bilangan ordinal (seperti second, third) sebelum superlatif (seperti best) digunakan untuk menunjukkan peringkat seperti 'terbaik kedua', 'terbaik ketiga'.
This is the second-best movie I have ever seen.
Ini adalah film terbaik kedua yang pernah saya tonton.
EN: The verb 'help' can be followed directly by another base verb (infinitive without 'to'), such as 'help count'. You can also say 'help to count', but dropping 'to' is very common and natural.
Bahasa Indonesia: Setelah kata kerja 'help' (membantu) dapat langsung diikuti kata kerja bentuk dasar (infinitif tanpa 'to'), seperti 'help count'. Meskipun 'help to count' juga bisa digunakan, menghilangkan 'to' sangat umum dan natural dalam bahasa Inggris sehari-hari.
My brother helps clean the kitchen after dinner.
Kakak laki-laki saya membantu membersihkan dapur setelah makan malam.
EN: In Britain, 'citizen science' projects are very popular. Large numbers of the public volunteer every summer to observe and record wildlife, helping scientists track biodiversity and climate change effects.
Bahasa Indonesia: Di Inggris, 'sains warga' (citizen science) sangat populer. Setiap musim panas, banyak warga secara sukarela berpartisipasi mengamati dan mencatat satwa liar dan tumbuhan di sekitar, membantu para ilmuwan melacak dampak keanekaragaman hayati dan perubahan iklim.
EN: Use 'be called + [Name]' to say what the name of a person, place, or thing is. It is a simple passive form.
Bahasa Indonesia: Gunakan 'be called + [nama]' untuk menyatakan seseorang, suatu tempat, atau sesuatu disebut dengan nama apa. Ini adalah penggunaan pasif yang umum dan dasar.
This cute dog is called Max.
Anjing lucu ini bernama Max.
EN: The Big Butterfly Count is a major UK citizen-science survey launched by Butterfly Conservation. Every summer, ordinary people spend 15 minutes in parks or gardens counting butterflies to help scientists assess the health of the environment.
Bahasa Indonesia: "Kegiatan Menghitung Kupu-kupu Besar" (the Big Butterfly Count) adalah survei sains warga yang digagas oleh Asosiasi Konservasi Kupu-kupu Inggris. Setiap musim panas, masyarakat hanya perlu meluangkan 15 menit di taman atau kebun untuk menghitung jumlah kupu-kupu yang terlihat, membantu para ilmuwan menilai kesehatan lingkungan dan ekosistem.
EN: Use 'more than' before a number to mean 'over' or 'a greater amount than' that number.
Bahasa Indonesia: Menambahkan "more than" di depan angka berarti "lebih dari..." atau "melebihi..." suatu jumlah.
More than 50 students attended the meeting.
Lebih dari lima puluh siswa menghadiri rapat tersebut.
EN: Citizen science projects like the Big Butterfly Count are very popular in Britain. Ordinary people contribute to real scientific research by spending just 15 minutes counting nature in their gardens or local parks.
Bahasa Indonesia: Proyek 'sains warga' (Citizen Science) seperti 'Big Butterfly Count' sangat populer di Inggris. Masyarakat umum hanya perlu meluangkan 15 menit untuk mengamati dan mencatat di taman rumah atau taman kota, dan mereka sudah bisa memberikan data berharga bagi penelitian ilmiah yang sesungguhnya.
EN: Use 'almost' before a number or quantity to mean 'nearly' or 'not quite, but very close to' that amount.
Bahasa Indonesia: Menambahkan 'almost' di depan angka atau kata jumlah berarti 'hampir' atau 'hampir mendekati' jumlah tersebut, tetapi belum sepenuhnya mencapai.
We waited for almost an hour.
Kami menunggu hampir satu jam.
EN: In the UK, citizen science projects like the Big Butterfly Count rely on the public to monitor wildlife trends. Butterflies and moths are counted together because both are key indicators of environmental and ecosystem health.
Bahasa Indonesia: Di Inggris, proyek 'sains warga' seperti Big Butterfly Count mengandalkan bantuan masyarakat untuk mengamati tren satwa liar. Kupu-kupu dan ngengat sering dihitung bersama karena keduanya merupakan indikator penting untuk menilai kesehatan lingkungan alam dan ekosistem.
EN: Use 'do well' to talk about being successful or thriving. 'Did' is the past simple form of 'do'. We use the adverb 'well' (not the adjective 'good') to describe the verb.
Bahasa Indonesia: 'Do well' digunakan untuk menyatakan 'berkinerja baik' atau 'berkembang biak dengan baik'. 'Did' adalah bentuk lampau dari 'do'. Di sini, gunakan kata keterangan 'well' (bukan kata sifat 'good') untuk memodifikasi kata kerja.
He did very well on his English test.
Dia mendapat nilai yang sangat baik dalam ujian bahasa Inggrisnya.
EN: Use 'be called + name' to say what someone or something is named.
Bahasa Indonesia: Gunakan 'be called + nama' untuk menyatakan seseorang atau sesuatu disebut dengan nama apa.
This dog is called Max.
Anjing ini bernama Max.
EN: The 'painted lady' is a famous migratory butterfly known for traveling thousands of miles between Africa and Europe every year.
Bahasa Indonesia: 「Kupu-kupu painted lady」(painted lady)adalah kupu-kupu migran yang terkenal, setiap tahun terbang ribuan mil antara Afrika dan Eropa.
EN: Use the Present Simple tense for regular habits, repeated actions, or general facts. When the subject is singular (he, she, it, or a singular noun like 'This butterfly'), add '-s' or '-es' to the verb (e.g., 'fly' becomes 'flies').
Bahasa Indonesia: Untuk menyatakan kebiasaan rutin, tindakan berulang, atau fakta objektif, gunakan 'simple present tense'. Jika subjeknya orang ketiga tunggal (seperti this butterfly), kata kerja fly harus mengganti y dengan ies menjadi flies.
Many birds fly south every winter.
Banyak burung terbang ke selatan setiap musim dingin.
EN: The painted lady butterfly is famous for its incredible long-distance migration. It travels thousands of miles from North Africa across Europe to Britain each spring and summer, making it one of the most remarkable insect migrations in the world.
Bahasa Indonesia: Kupu-kupu painted lady terkenal dengan migrasi jarak jauhnya yang menakjubkan. Setiap tahun di musim semi dan musim panas, mereka berangkat dari Afrika Utara, terbang ribuan mil melintasi Eropa untuk mencapai Inggris, salah satu keajaiban migrasi serangga paling terkenal di alam.
EN: Use 'compared to' to compare two things, amounts, or periods of time. It often comes after a statistic or trend.
Bahasa Indonesia: Gunakan 'compared to' (dibandingkan dengan) untuk membandingkan dua hal, jumlah, atau periode waktu. Ini sering ditempatkan setelah data atau tren.
Sales grew by 10% compared to last month.
Dibandingkan dengan bulan lalu, penjualan meningkat 10%.
EN: Use the pattern 'a new record for [noun/noun phrase]' to talk about achieving something never done before in a specific category.
Bahasa Indonesia: Gunakan pola kalimat 'a new record for + kata benda/frasa kata benda' untuk menunjukkan bahwa 'rekor baru' telah dibuat di bidang atau kategori tertentu.
This is a new record for our school.
Ini adalah rekor baru bagi sekolah kami.
EN: Use 'be worried about + noun' to say that someone feels anxious or concerned about something.
Bahasa Indonesia: Gunakan "be worried about + kata benda" untuk menyatakan kekhawatiran atau kecemasan tentang sesuatu.
She is worried about the exam.
Dia khawatir tentang ujian.
EN: Use 'was' + adjective to describe what something was like in the past. 'Very' comes before the adjective to make it stronger.
Bahasa Indonesia: Gunakan 'was + kata sifat' untuk mendeskripsikan keadaan atau ciri suatu hal di masa lalu. Anda dapat menambahkan 'very' (sangat) di depan kata sifat untuk memperkuat tingkatannya.
The winter was very cold last year.
Musim dingin tahun lalu sangat dingin.
EN: Use 'because of' followed by a noun or noun phrase to explain the reason for something. Do not use a full sentence (subject + verb) after 'because of'.
Bahasa Indonesia: Setelah "because of" harus diikuti oleh "kata benda" atau "frasa kata benda" untuk menunjukkan penyebab suatu hal. Perhatikan bahwa setelahnya tidak bisa langsung diikuti kalimat lengkap (subjek + kata kerja).
We stayed home because of the heavy rain.
Karena hujan deras, kami tinggal di rumah.
EN: Use 'need + something + for + purpose' to express that something is required for a specific goal or reason.
Bahasa Indonesia: Gunakan struktur 'need + sesuatu + for + tujuan' untuk menyatakan kebutuhan akan sesuatu demi tujuan atau kebutuhan tertentu.
We need fresh water for drinking.
Kita membutuhkan air bersih untuk minum.
EN: In everyday English, people often say 'baby butterflies' to refer casually to caterpillars, especially in news and media aimed at general audiences or learners.
Bahasa Indonesia: Dalam bahasa Inggris sehari-hari, terutama dalam laporan untuk masyarakat umum atau pemula, sering digunakan 'baby butterflies' secara informal untuk merujuk pada larva kupu-kupu (yaitu ulat).
EN: We use 'could be' to say that something is possible in the future, but not 100% certain.
Bahasa Indonesia: Kita menggunakan 'could be' untuk menunjukkan bahwa sesuatu di masa depan mungkin terjadi, tetapi tidak 100% pasti (menunjukkan dugaan atau kemungkinan).
Tomorrow could be a rainy day.
Besok mungkin akan menjadi hari hujan.
EN: Use 'works at + company/organization' to state someone's employer. Because 'Richard Fox' is a third-person singular subject (he), add '-s' to the verb 'work'.
Bahasa Indonesia: Gunakan 'works at + nama perusahaan atau lembaga' untuk menunjukkan di mana seseorang bekerja. Karena subjek 'Richard Fox' adalah orang ketiga tunggal (dia), kata kerja 'work' harus ditambah '-s'.
My sister works at a local hospital.
Kakak perempuan saya bekerja di sebuah rumah sakit setempat.
EN: Butterfly Conservation is a leading British charity dedicated to saving butterflies, moths, and their habitats across the UK.
Bahasa Indonesia: 'Butterfly Conservation' adalah organisasi amal lingkungan terkenal di Inggris yang berdedikasi untuk melindungi kupu-kupu, ngengat, dan habitatnya di seluruh Inggris.
EN: Use 'said (that)...' to report what someone told or stated. The word 'that' can be left out, especially in everyday English.
Bahasa Indonesia: Gunakan 'said (that)...' untuk melaporkan perkataan seseorang. Dalam bahasa Inggris sehari-hari, kata sambung 'that' sering dihilangkan.
She said dogs love outdoor games.
Dia (perempuan) berkata anjing suka bermain di luar ruangan.
EN: The verb 'help' can be followed by an object and a base verb (without 'to'): 'help someone do something'.
Bahasa Indonesia: Kata kerja 'help' (membantu) dapat diikuti oleh objek dan kata kerja bentuk dasar (tanpa to), membentuk pola 'help someone do something' yang berarti 'membantu seseorang melakukan sesuatu'.
Music helps me relax after work.
Musik membantu saya bersantai setelah bekerja.
EN: Use 'be worried that + sentence' to express that you are concerned about a future possibility or a situation.
Bahasa Indonesia: Gunakan "be worried that + klausa (kalimat lengkap)" untuk mengekspresikan 'khawatir' tentang suatu situasi atau kemungkinan di masa depan.
She is worried that the train will be late.
Dia khawatir kereta akan terlambat.
Kosakata utama dengan pengucapan IPA, definisi, contoh kalimat, dan kuis interaktif.
Dalam konteks: gelombang panas
Dalam konteks: sukarelawan, relawan
Dalam konteks: penghitungan, kegiatan menghitung
Dalam konteks: ngengat
Dalam konteks: rekor
Dalam konteks: ilmuwan
Dalam konteks: kekeringan
Dalam konteks: konservasi, pelestarian (alam atau satwa)
Dalam konteks: merugikan, membahayakan
Frasa dengan label jenis, definisi dwibahasa, catatan penggunaan, dan contoh kalimat.
to increase in amount, number, or level
Naik; meningkat
used to identify what someone or something is being compared with
Dibandingkan dengan
as a result of something
Karena; akibat
feeling anxious or unhappy about something or someone
Khawatir; cemas