EN: We use adverbs of frequency like 'always' to show how often we do something. They usually go before the main verb (like 'sleep').
Bahasa Melayu: Kita gunakan kata adver kekerapan seperti "always" (selalu) untuk menunjukkan kekerapan kita melakukan sesuatu. Kata adver ini biasanya diletakkan sebelum kata kerja utama (seperti "sleep").
I always eat breakfast at seven.
Saya selalu makan sarapan pada pukul tujuh.
EN: In many English-speaking cultures, sleeping in late on Saturday morning is a common way to relax and catch up on sleep after a busy work or school week.
EN: We use frequency adverbs like 'usually' to show how often we do an action. They usually go before the main verb (like 'go').
Bahasa Melayu: Kita gunakan kata adver kekerapan seperti "usually" (biasanya) untuk menunjukkan kekerapan kita melakukan sesuatu tindakan. Kata adver ini biasanya diletakkan sebelum kata kerja utama (contohnya "go").
I usually drink milk in the morning.
Saya biasanya minum susu pada waktu pagi.
EN: In many English-speaking countries, hiking is a very popular weekend family activity. It is seen as a great way to connect with nature and spend quality time together away from screens.
EN: We use frequency adverbs like 'sometimes' to say how often we do an action. In a sentence, 'sometimes' usually goes before the main verb (like 'bake').
Bahasa Melayu: Kita gunakan kata adver kekerapan seperti "sometimes" (kadang-kadang) untuk menyatakan kekerapan kita melakukan sesuatu tindakan. Dalam ayat, "sometimes" biasanya diletakkan sebelum kata kerja utama (contohnya "bake").
I sometimes play soccer after school.
Saya kadang-kadang bermain bola sepak selepas sekolah.
EN: Baking cookies at home is a very common and cozy weekend activity in many Western households, often associated with family bonding and the warm smell of chocolate chip or sugar cookies filling the house.
EN: The frequency adverb 'never' is used to show that an action happens 0% of the time. It is placed before the main verb (stay).
Bahasa Melayu: Kata adver kekerapan "never" (tidak pernah) digunakan untuk menunjukkan bahawa sesuatu tindakan berlaku 0% daripada masa. Ia biasanya diletakkan sebelum kata kerja utama (seperti stay).
I never drink coffee in the evening.
Saya tidak pernah minum kopi pada waktu malam.
EN: Use 'How often' at the beginning of a sentence to ask about the frequency of an action (how many times someone does something).
Bahasa Melayu: Gunakan "How often" di permulaan ayat untuk bertanya tentang kekerapan sesuatu tindakan berlaku (iaitu berapa kerap seseorang melakukan sesuatu).
How often do you go to the park?
Berapa kerap anda pergi ke taman?
EN: We use 'on' before specific days of the week (like Sunday) and specific times of those days (like Sunday night).
Bahasa Melayu: Kita gunakan kata sendi nama "on" sebelum hari tertentu dalam seminggu (seperti hari Ahad) dan waktu tertentu pada hari-hari tersebut (seperti malam Ahad).
I usually play basketball on Saturday morning.
Saya biasanya bermain bola keranjang pada pagi Sabtu.
EN: In English-speaking countries, 'Sunday night' is often seen as a relaxing time to wind down and prepare for the upcoming school or work week. Watching a movie or a TV show is a very common way to spend this evening.
EN: We place frequency adverbs (like 'always', 'usually', 'often') after the 'be' verb (am, is, are).
Bahasa Melayu: Kata adver kekerapan (seperti always, usually, often) perlu diletakkan selepas kata kerja be (am, is, are).
She is always happy on Fridays.
Dia selalu gembira pada hari Jumaat.
EN: Adverbs of frequency (like 'usually') show how often something happens. They are placed before the main verb (like 'visit').
Bahasa Melayu: Kata adver kekerapan (seperti 'usually') digunakan untuk menunjukkan kekerapan sesuatu berlaku. Ia biasanya diletakkan sebelum kata kerja am (seperti 'visit').
I usually read books in the evening.
Saya biasanya membaca pada waktu petang.
EN: Use 'Do you + frequency adverb (like sometimes) + verb' to ask about someone's habits. 'Sometimes' means not always, but occasionally.
Bahasa Melayu: Gunakan "Do you + kata adver kekerapan (seperti sometimes) + kata kerja" untuk bertanya tentang tabiat seseorang. "Sometimes" bermaksud "kadang-kadang" atau "sesekali", kekerapannya antara "selalu" dan "tidak pernah".
Do you sometimes read books on weekends?
Adakah anda kadang-kadang membaca pada hari Sabtu atau Ahad?
EN: Use the frequency word 'almost' before time expressions like 'every week' to show that something happens nearly all the time, with very few exceptions.
Bahasa Melayu: Letakkan kata adver kekerapan "almost" (hampir) sebelum ungkapan masa seperti "every week" (setiap minggu) untuk menunjukkan bahawa sesuatu hampir selalu berlaku, dengan sangat sedikit pengecualian.
I drink milk almost every day.
Saya hampir minum susu setiap hari.
EN: The frequency adverb 'rarely' is used to describe how often an action happens. It means 'almost never' and is placed before the main verb (stay).
Bahasa Melayu: Kata adver kekerapan "rarely" digunakan untuk menerangkan kekerapan sesuatu tindakan berlaku. Ia bermaksud "sangat jarang, hampir tidak pernah", dan biasanya diletakkan sebelum kata kerja utama (seperti stay).
They rarely watch TV in the morning.
Mereka jarang menonton televisyen pada waktu pagi.
EN: Use 'the best + noun' to talk about the number one thing of its kind. It is the superlative form of 'good'.
Bahasa Melayu: Gunakan "the best + kata nama" untuk menunjukkan benda yang paling hebat dan nombor satu dalam kalangan yang sama jenis. Ini adalah bentuk superlatif bagi "good" (baik).
This is the best book in the library.
Ini ialah buku yang paling baik di perpustakaan.
EN: The phrase 'look forward to' means to feel excited about something that is going to happen. Note that 'to' here is a preposition, so it must be followed by a noun, pronoun, or a verb ending in -ing.
Bahasa Melayu: Frasa "look forward to" bermaksud berasa teruja atau berharap tentang sesuatu yang akan berlaku. Perhatikan bahawa "to" di sini adalah kata sendi nama, dan selepasnya mesti diikuti oleh kata nama, kata ganti nama atau gerund (V-ing).
I look forward to the school holiday.
Saya menantikan cuti sekolah.
EN: We use frequency adverbs like 'usually' to show how often we do an action. They usually go before the main verb (like 'wake up').
Bahasa Melayu: Kita menggunakan kata keterangan kekerapan seperti "usually" untuk menunjukkan kekerapan kita melakukan sesuatu tindakan. Ia biasanya diletakkan sebelum kata kerja am (seperti "wake up").
I usually drink milk in the morning.
Saya biasanya minum susu pada waktu pagi.
EN: In many English-speaking cultures, enjoying a 'big breakfast' (often including eggs, bacon, toast, or pancakes) is a popular weekend ritual, contrasting with quick, light breakfasts during the busy workweek.
EN: Use 'to + verb' (infinitive) to show the purpose or reason for doing an action. It answers the question 'Why?'.
Bahasa Melayu: Gunakan "to + kata kerja" (infinitif) untuk menunjukkan tujuan atau sebab melakukan sesuatu tindakan. Ia menjawab soalan "mengapa".
I go to the kitchen to drink water.
Saya pergi ke dapur untuk minum air.
EN: We use frequency adverbs like 'sometimes' to show how often we do an action. They usually go before the main verb (like 'help').
Bahasa Melayu: Kita gunakan kata adver kekerapan seperti 'sometimes' (kadang-kadang) untuk menunjukkan kekerapan kita melakukan sesuatu tindakan. Kata adver ini biasanya diletakkan sebelum kata kerja utama (seperti 'help').
I sometimes play soccer after school.
Saya kadang-kadang bermain bola sepak selepas sekolah.
EN: In many English-speaking countries, gardening is a very popular weekend hobby and family activity. Helping parents with yard work or gardening is a common chore for children.
EN: Use 'never' before a verb to show that an action happens 0% of the time. The pattern 'forget to + verb' means you do not remember to do an action that you should do.
Bahasa Melayu: Gunakan "never" (tidak pernah) sebelum kata kerja untuk menunjukkan bahawa sesuatu tindakan berlaku 0% daripada masa. Struktur "forget to + kata kerja" pula bermaksud lupa untuk melakukan sesuatu yang sepatutnya dilakukan.
I never forget to brush my teeth.
Saya tidak pernah lupa memberus gigi.
EN: In many English-speaking cultures, reading a book before bed is a very common and encouraged nighttime routine for both children and adults to wind down and relax without screens.
EN: We use frequency adverbs like 'usually' to show how often something happens. They are placed before the main verb (like 'watches') but after the 'be' verb.
Bahasa Melayu: Kita gunakan kata adver kekerapan seperti 'usually' (biasanya) untuk menunjukkan kekerapan sesuatu berlaku. "Mereka" perlu diletakkan sebelum kata kerja utama (seperti watches), tetapi selepas kata kerja be.
I usually drink milk in the morning.
Saya biasanya minum susu pada waktu pagi.
EN: Adverbs of frequency (like 'often') are placed before the main verb (like 'visit') to show how regularly an action happens.
Bahasa Melayu: Kata adver kekerapan (seperti 'often') biasanya diletakkan sebelum kata kerja utama (seperti 'visit'), untuk menunjukkan kekerapan sesuatu tindakan berlaku.
They often play soccer in the park.
Mereka selalu bermain bola sepak di taman.
EN: We use 'rarely' to talk about things that almost never happen. It is an adverb of frequency and usually goes before the main verb (like 'feel').
Bahasa Melayu: Kita gunakan "rarely" (jarang) untuk menerangkan perkara yang hampir tidak pernah berlaku. Ia adalah kata adverba kekerapan, biasanya diletakkan sebelum kata kerja am (seperti "feel").
He rarely eats fast food.
Dia jarang makan makanan segera.
EN: The verb 'make' can be used with an object and an adjective to show that someone or something causes a change in state. The pattern is: make + someone/something + adjective.
Bahasa Melayu: Kata kerja "make" (menjadikan/membuat) boleh diikuti oleh "orang/benda" dan "kata adjektif" untuk menunjukkan bahawa seseorang atau sesuatu menyebabkan perubahan keadaan. Pola ayat: make + seseorang/sesuatu + kata adjektif.
This warm soup makes me happy.
Sup panas ini membuatkan saya berasa gembira.
EN: Use 'How often' at the beginning of a question to ask about the frequency of an action (how many times someone does something).
Bahasa Melayu: Gunakan "How often" pada permulaan soalan untuk bertanya tentang kekerapan sesuatu tindakan berlaku (berapa kali seseorang melakukan sesuatu).
How often do you play basketball?
Berapa kerap anda bermain bola keranjang?
EN: In English-speaking countries, hiking is a very popular weekend activity for families and individuals to connect with nature and stay active.
EN: To say how often you do something, use the pattern: 'once/twice/three times' + 'a' + 'day/week/month/year'. 'Twice' means two times.
Bahasa Melayu: Untuk menyatakan kekerapan anda melakukan sesuatu, gunakan pola: "bilangan kali (seperti once/twice/three times)" + "a" + "unit masa (seperti day/week/month/year)". "Twice" bermaksud dua kali.
I play basketball twice a week.
Saya bermain bola keranjang dua kali seminggu.
EN: We use frequency adverbs like 'usually' to show how often we do an action. They usually go before the main verb (like 'paint').
Bahasa Melayu: Kita gunakan kata adver kekerapan seperti "usually" (biasanya) untuk menunjukkan kekerapan kita melakukan sesuatu tindakan. Kata adver ini biasanya diletakkan sebelum kata kerja utama (contohnya "paint").
I usually read books on Sunday.
Saya biasanya membaca pada hari Ahad.
EN: We use 'Do you ever + verb' to ask if someone sometimes or at least once does a certain activity. It is a common way to ask about habits or experiences.
Bahasa Melayu: Kita gunakan "Do you ever + kata kerja" untuk bertanya sama ada seseorang kadang-kadang atau sekurang-kurangnya pernah melakukan sesuatu aktiviti. Ini adalah cara biasa untuk bertanya tentang tabiat atau pengalaman.
Do you ever go to the beach in winter?
Pernahkah anda pergi ke pantai pada musim sejuk?
EN: In many English-speaking cultures, sleeping until noon on weekends is a common sign of relaxing and catching up on sleep after a busy week, especially for teenagers and young adults.
EN: Using 'do' as a substitute verb to avoid repeating the main verb (in this context, 'sleep until noon').
Bahasa Melayu: Gunakan kata kerja bantu "do" untuk menggantikan kata kerja yang telah disebutkan sebelumnya (dalam konteks ini, "tidur sampai tengah hari"), untuk mengelakkan pengulangan.
Do you play tennis? Yes, I do.
Bolehkah anda bermain tenis? Ya, saya boleh.
EN: In English conversations, speakers often use short answers like 'I sometimes do' to keep the conversation flowing and avoid sounding repetitive. It is a very natural way to reply to 'Do you...?' questions.
EN: Use frequency adverbs like 'always' before the main verb to show how often an action happens. For regular habits on a specific day, add '-s' to the day (e.g., 'on Sundays' means 'every Sunday').
Bahasa Melayu: Letakkan kata adver kekerapan seperti 'always' (selalu) sebelum kata kerja utama untuk menunjukkan kekerapan sesuatu tindakan berlaku. Untuk menunjukkan tabiat tetap pada hari tertentu dalam seminggu, tambahkan "-s" pada nama hari (contohnya: "on Sundays" bermaksud "setiap hari Ahad").
He always plays soccer on Saturdays.
Dia selalu bermain bola sepak pada hari Sabtu.
EN: The frequency adverb 'never' is used to show that an action happens 0% of the time. It is placed before the main verb (like 'miss') to describe a habit or routine.
Bahasa Melayu: Kata adver kekerapan "never" (tidak pernah) digunakan untuk menunjukkan bahawa sesuatu tindakan berlaku 0% daripada masa. Ia biasanya diletakkan sebelum kata kerja utama (seperti "miss"), untuk menerangkan tabiat atau rutin.
I never drink coffee in the evening.
Saya tidak pernah minum kopi pada waktu malam.
EN: Use 'How often' at the beginning of a question to ask about the frequency of an action (how many times something happens).
Bahasa Melayu: Gunakan "How often" pada permulaan soalan untuk bertanya tentang kekerapan sesuatu tindakan berlaku (iaitu berapa kerap seseorang melakukan sesuatu).
How often do you play basketball?
Berapa kerap anda bermain bola keranjang?
EN: Use 'once or twice a + time period' to express how often you do something. 'Once' means one time, and 'twice' means two times.
Bahasa Melayu: Gunakan "once or twice a + unit masa" untuk menyatakan kekerapan anda melakukan sesuatu. "Once" bermaksud sekali, "twice" bermaksud dua kali.
I visit my grandparents once or twice a month.
Saya melawat datuk dan nenek saya sekali atau dua kali sebulan.
EN: The verb 'make' can be followed by an object and an adjective (make + someone + adjective) to describe how someone is caused to feel.
Bahasa Melayu: Kata kerja "make" boleh diikuti oleh "orang" dan "kata adjektif" (make + seseorang + kata adjektif), untuk menerangkan bahawa sesuatu menyebabkan seseorang berasa atau berada dalam keadaan tertentu.
Music always makes me calm.
Muzik selalu membuatkan saya berasa tenang.
Kosa kata utama dengan sebutan IPA, definisi, contoh ayat, dan kuiz interaktif.
Dalam konteks: berjalan kaki di kawasan luar, mendaki
Dalam konteks: membakar, memanggang (roti, biskut, dll.)
Dalam konteks: jarang, sukar, jarang berlaku
Dalam konteks: Muzium.
Dalam konteks: berasa bosan, jemu
Dalam konteks: berlatih, latihan
Dalam konteks: lupa
Dalam konteks: sibuk
Frasa dengan label jenis, definisi dwibahasa, nota penggunaan, dan contoh ayat.
To feel excited and happy about something that is going to happen.
menantikan, mengharapkan
To remain indoors; not go outdoors.
berada di dalam rumah
To stop sleeping and become aware.
bangun, bangkit
Time when you do not have to work or study and can do what you want.
masa lapang, waktu senggang