EN: Comparative Adjectives: For short, one-syllable adjectives (like 'big'), we form the comparative by doubling the final consonant (if it ends in a consonant-vowel-consonant pattern) and adding '-er' (bigger), followed by 'than' to compare two things.
Bahasa Indonesia: Adjektiva Komparatif: Untuk adjektiva pendek bersuku kata satu (seperti 'big'), jika diakhiri dengan "satu vokal + satu konsonan", konsonan terakhir harus digandakan terlebih dahulu sebelum menambahkan '-er' (menjadi bigger), kemudian diikuti oleh 'than' (daripada) untuk membandingkan dua hal.
A rabbit is smaller than a dog.
Kelinci lebih kecil daripada anjing.
EN: Indefinite Articles 'A' vs 'An': We use 'an' before words starting with a vowel sound (like 'elephant') and 'a' before words starting with a consonant sound (like 'horse').
Bahasa Indonesia: Penggunaan Artikel Tak Tentu 'A' vs 'An': Kita menggunakan 'an' sebelum kata yang diawali dengan bunyi vokal (seperti 'elephant'); dan menggunakan 'a' sebelum kata yang diawali dengan bunyi konsonan (seperti 'horse').
An apple is sweeter than a lemon.
Apel lebih manis daripada lemon.
EN: In English-speaking cultures, comparing animals (like elephants, horses, or cheetahs) is a classic and intuitive way to teach children and language learners the concept of comparative adjectives. It is also a common topic in elementary school science.
EN: Comparative Adjectives: For short adjectives (one syllable), we add '-er' to the end of the adjective to compare two things. It is usually followed by 'than'.
Bahasa Indonesia: Kata sifat komparatif: Untuk kata sifat pendek (satu suku kata), kita menambahkan "-er" di akhir kata sifat untuk membandingkan dua hal. Setelahnya biasanya diikuti oleh "than" (daripada).
A horse is taller than a dog.
Kuda lebih tinggi daripada anjing.
EN: Singular Generic Nouns: Using a singular countable noun with the indefinite article 'a' or 'an' can represent the entire species or category as a general statement.
Bahasa Indonesia: Kata benda tunggal generik: Menggunakan kata benda tunggal yang dapat dihitung dengan artikel tak tentu "a" atau "an" dapat digunakan untuk mewakili seluruh spesies atau kategori, untuk membuat pernyataan umum.
A dog is a loyal animal.
Anjing adalah hewan yang setia.
EN: Comparative Adjectives: To compare two things, we use the comparative form of the adjective (usually ending in '-er' for short words) followed by 'than'. For the adjective 'tall', we add '-er' to make 'taller'.
Bahasa Indonesia: Adjektiva Komparatif: Untuk membandingkan dua hal, kita menggunakan bentuk komparatif dari adjektiva (untuk kata bersuku kata satu atau sebagian bersuku kata dua, biasanya ditambahkan "-er" di akhir kata), diikuti oleh "than" (daripada). Adjektiva "tall" (tinggi) setelah ditambahkan "-er" menjadi bentuk komparatif "taller" (lebih tinggi).
A cheetah is faster than a tiger.
Cheetah lebih cepat daripada harimau.
EN: Singular Generic Nouns with 'A/An': When making general statements about a class of animals or things, we often use a singular countable noun with the indefinite article 'a' or 'an'. Here, 'A giraffe' represents giraffes in general.
Bahasa Indonesia: Penggunaan Artikel Tak Tentu "A/An" untuk Kata Benda Tunggal Generik: Saat membuat pernyataan umum tentang suatu kelas hewan atau benda, kita sering menggunakan kata benda tunggal yang dapat dihitung dengan artikel tak tentu "a" atau "an". Di sini, "A giraffe" mewakili semua jerapah (hewan jerapah).
A dog is a loyal pet.
Anjing adalah hewan peliharaan yang setia.
EN: Comparative Adjectives with 'more': For adjectives with three or more syllables (like 'exciting'), we form the comparative by placing 'more' before the adjective, followed by 'than' to introduce the second item being compared.
Bahasa Indonesia: Komparatif untuk Adjektiva Bersuku Kata Banyak: Untuk adjektiva dengan tiga suku kata atau lebih (misalnya 'exciting'), kita menambahkan 'more' di depan adjektiva untuk membentuk komparatif, dan menggunakan 'than' untuk memperkenalkan objek kedua yang dibandingkan.
Learning English is more interesting than memorizing words.
Belajar bahasa Inggris lebih menarik daripada menghafal kosakata.
EN: The linking verb 'is' (copula): Used here to connect the subject 'Basketball' with its subject complement 'more exciting', establishing a state of being.
Bahasa Indonesia: Kata kerja penghubung 'is' (kopula): Digunakan di sini untuk menghubungkan subjek 'Basketball' dengan pelengkap subjeknya 'more exciting', untuk menyatakan suatu keadaan.
EN: In Western culture, sports like basketball are highly valued for their physical dynamism and entertainment factor, whereas chess is seen as an intellectual, quiet pursuit. This sentence reflects a common personal preference for high-energy activities over strategic board games.
EN: Comparative Adjectives: For short, one-syllable adjectives like 'small', we add '-er' to the end of the adjective to form the comparative ('smaller'). This is used to compare two things.
Bahasa Indonesia: Kata sifat komparatif: Untuk kata sifat pendek bersuku kata satu seperti 'small', kita menambahkan '-er' di akhir kata sifat untuk membentuk komparatif ('smaller'), digunakan untuk membandingkan dua hal.
A rabbit is faster than a turtle.
Kelinci lebih cepat daripada kura-kura.
EN: Comparative Structure with 'than': To compare two nouns, we use the structure 'Noun A + be verb + comparative adjective + than + Noun B'. 'Than' is a conjunction used to introduce the second element in a comparison.
Bahasa Indonesia: Struktur komparatif dengan 'than': Untuk membandingkan dua kata benda, kita menggunakan struktur 'kata benda A + kata kerja be + kata sifat komparatif + than + kata benda B'. 'than' di sini adalah konjungsi yang digunakan untuk memperkenalkan objek kedua dalam perbandingan.
My bag is heavier than yours.
Tasku lebih berat daripada tasmu.
EN: In English, to avoid repeating the word 'dog', native speakers will often use the possessive pronoun 'yours' instead of 'your dog'. For example: 'My dog is smaller than yours.' Both are grammatically correct, but using 'yours' sounds more natural in casual conversation.
EN: Comparative Adjectives (Short Adjectives): For short adjectives ending in consonant + 'y' (like 'heavy'), we change the 'y' to 'i' and add '-er' (becoming 'heavier') to compare two things. We use 'than' after the comparative adjective to introduce the second item being compared.
Bahasa Indonesia: Adjektiva Komparatif (Adjektiva Pendek): Untuk adjektiva pendek yang berakhiran dengan pola "konsonan + y" (seperti heavy), kita mengubah 'y' menjadi 'i' dan menambahkan "-er" (menjadi heavier) untuk membandingkan dua hal. Setelah adjektiva komparatif, kita menggunakan "than" untuk memperkenalkan objek kedua yang dibandingkan.
My bag is lighter than yours.
Tas saya lebih ringan daripada tasmu.
EN: Singular Countable Nouns with Indefinite Articles: Singular countable nouns like 'whale' and 'truck' require an article ('a' or 'an') when we are speaking about them in a general sense. 'An' is used before vowel sounds ('an elephant'), and 'a' is used before consonant sounds ('a whale', 'a truck').
Bahasa Indonesia: Kata Benda Tunggal yang Dapat Dihitung dengan Artikel Tak Tentu: Ketika kita merujuk secara umum pada suatu kelas benda, kata benda tunggal yang dapat dihitung seperti "whale" (paus) dan "truck" (truk) memerlukan artikel (a atau an). Sebelum kata yang diawali bunyi vokal gunakan "an" (seperti an elephant), dan sebelum kata yang diawali bunyi konsonan gunakan "a" (seperti a whale, a truck).
EN: Gerunds as Subjects: A gerund is the '-ing' form of a verb that functions as a noun. In this sentence, 'Swimming' and 'running' are gerunds. 'Swimming' acts as the singular subject of the sentence, which is why it is followed by the singular verb 'is'.
Bahasa Indonesia: Gerund sebagai Subjek: Gerund adalah bentuk kata kerja dengan akhiran "-ing" yang berfungsi sebagai kata benda. Dalam kalimat ini, "Swimming" (berenang) dan "running" (berlari) keduanya adalah gerund. "Swimming" berfungsi sebagai subjek tunggal kalimat ini, sehingga diikuti oleh kata kerja tunggal "is".
Reading is a great way to learn new words.
Membaca adalah cara yang baik untuk mempelajari kosakata baru.
EN: Comparative Adjectives with 'More': For longer adjectives (usually those with two or more syllables like 'relaxing'), we form the comparative degree by adding 'more' before the adjective and 'than' after it to compare two things.
Bahasa Indonesia: Kata sifat perbandingan dengan "More": Untuk kata sifat yang lebih panjang (biasanya kata dengan dua suku kata atau lebih, seperti "relaxing"), kita menambahkan "more" di depan kata sifat, lalu diikuti dengan "than" untuk membentuk perbandingan, digunakan untuk membandingkan dua hal.
This book is more interesting than that movie.
Buku ini lebih menarik daripada film itu.
EN: Comparative Adjectives: To compare two things, we use the comparative form of the adjective. For short adjectives (one syllable), we usually add '-er' to the end (e.g., 'strong' becomes 'stronger'). We use 'than' to introduce the second thing being compared.
Bahasa Indonesia: Kata sifat komparatif: Untuk membandingkan dua hal, kita menggunakan bentuk komparatif dari kata sifat. Untuk kata sifat pendek bersuku kata satu, kita biasanya menambahkan "-er" di akhir kata (contoh: "strong" menjadi "stronger"). Kita menggunakan "than" (daripada) untuk memperkenalkan objek kedua yang dibandingkan.
A horse is faster than a dog.
Kuda berlari lebih cepat daripada anjing.
EN: Singular Generic Nouns with 'A/An': We use the indefinite article 'a' or 'an' with a singular countable noun to represent the whole group or species in general, rather than one specific animal.
Bahasa Indonesia: Menggunakan "A/An" untuk kata benda tunggal generik: Kita menggunakan artikel tak tentu "a" atau "an" sebelum kata benda tunggal yang dapat dihitung untuk mewakili seluruh kelompok atau spesies, bukan merujuk pada hewan tertentu.
A cat is quieter than a parrot.
Kucing lebih tenang daripada burung beo.
EN: Comparative Adjectives with 'more': For adjectives with three or more syllables (like 'popular'), we form the comparative by placing 'more' before the adjective and 'than' after it to compare two things.
Bahasa Indonesia: Kata sifat komparatif dengan 'more': Untuk kata sifat dengan tiga suku kata atau lebih (seperti 'popular'), kita menambahkan 'more' di depan kata sifat, dan menambahkan 'than' setelahnya untuk membandingkan dua hal.
This book is more interesting than that movie.
Buku ini lebih menarik daripada film itu.
EN: Adverb of Place 'here': The word 'here' is an adverb of place used at the end of the sentence to specify the location where the statement is true.
Bahasa Indonesia: Kata keterangan tempat 'here': 'here' adalah kata keterangan tempat yang digunakan di akhir kalimat untuk secara jelas menunjukkan lokasi spesifik (di sini) di mana pernyataan tersebut berlaku.
It gets very cold here in winter.
Di sini, musim dingin bisa menjadi sangat dingin.
EN: In many English-speaking countries, 'soccer' is used to distinguish association football from other sports like American football (in the US) or Australian rules football (in Australia). In the UK and Europe, the sport is simply called 'football'.
EN: Comparative Adjectives: For short, one-syllable adjectives like 'slow', we add '-er' to the end of the adjective to form the comparative ('slower'). This is used to compare two things.
Bahasa Indonesia: Adjektiva Komparatif: Untuk adjektiva pendek bersuku kata satu seperti 'slow', kita menambahkan '-er' di akhir kata untuk membentuk komparatif ('slower'). Ini digunakan untuk membandingkan dua hal.
A horse is faster than a dog.
Kuda lebih cepat daripada anjing.
EN: The Comparative Structure with 'than': To compare two nouns, we use the structure: [Noun 1] + [be verb] + [comparative adjective] + 'than' + [Noun 2].
Bahasa Indonesia: Struktur Komparatif dengan 'than': Untuk membandingkan dua kata benda, kita menggunakan struktur berikut: [kata benda 1] + [kata kerja be] + [adjektiva komparatif] + 'than' + [kata benda 2].
My bag is heavier than yours.
Tas saya hari ini lebih berat daripada tasmu.
EN: This sentence alludes to 'The Tortoise and the Hare', a famous Aesop's Fable. In Western culture, the turtle (or tortoise) represents steady, persistent effort, while the rabbit (or hare) represents speed but also arrogance and lack of focus.
EN: Comparative Adjectives with 'more... than': For adjectives with two or more syllables (like 'fun' in modern informal usage, or more standard multi-syllable adjectives like 'exciting'), we use 'more + adjective + than' to compare two things.
Bahasa Indonesia: Adjektiva Komparatif dengan "more... than": Untuk adjektiva dengan dua suku kata atau lebih (seperti 'fun' dalam bahasa sehari-hari modern, atau adjektiva bersuku kata banyak seperti 'exciting'), kita menggunakan "more + adjektiva + than" untuk membandingkan dua hal.
This book is more interesting than that movie.
Buku ini lebih menarik daripada film itu.
EN: Pronoun 'one' as a Substitute: The word 'one' is used as a pronoun to replace a singular countable noun that has already been mentioned (in this case, 'sport') to avoid repetition.
Bahasa Indonesia: Pronomina 'one' sebagai Pengganti: Kata 'one' digunakan sebagai pronomina untuk menggantikan kata benda tunggal yang dapat dihitung yang telah disebutkan sebelumnya (dalam kalimat ini, "sport"), untuk menghindari pengulangan.
I don't like this red pen, can you show me the blue one?
Saya tidak suka pulpen merah ini, bisakah Anda menunjukkan yang biru itu kepada saya?
EN: The determiner 'every' is used with singular countable nouns (like 'animal') to refer to all members of a group. Even though it refers to a group, it is grammatically singular and takes a singular verb (like 'is').
Bahasa Indonesia: Determiner "every" (setiap) digunakan dengan kata benda tunggal yang dapat dihitung (seperti "animal") untuk merujuk pada semua anggota dalam kelompok. Meskipun merujuk pada suatu kelompok, secara gramatikal dianggap tunggal, sehingga harus diikuti oleh kata kerja tunggal (seperti "is").
Every student has a textbook.
Setiap siswa memiliki satu buku teks.
EN: The phrase 'in its own way' uses the possessive determiner 'its' to refer back to the singular noun 'animal'. It means 'individually' or 'uniquely' according to its own characteristics.
Bahasa Indonesia: Frasa "in its own way" (dengan caranya sendiri/ memiliki keunikan tersendiri) menggunakan determiner posesif "its" untuk merujuk kembali ke kata benda tunggal "animal" yang disebutkan sebelumnya. Artinya, berdasarkan karakteristiknya sendiri, ia menampilkan keadaan yang unik atau berbeda.
Each flower is beautiful in its own way.
Setiap bunga memiliki keindahannya yang unik.
EN: The phrase 'in its own way' reflects a deeply rooted Western cultural value of individualism and appreciation for diversity. It emphasizes that everyone (or everything) has inherent value and unique strengths, discouraging direct, negative comparisons.
EN: The phrase 'be full of' is an adjective pattern used to describe a state where a container, space, or concept contains a large amount of something. 'Full' acts as the subject complement after the linking verb 'be'.
Bahasa Indonesia: Frasa "be full of" (penuh dengan...) adalah pola adjektiva yang digunakan untuk menggambarkan keadaan di mana suatu wadah, ruang, atau konsep mengandung banyak sesuatu. Dalam struktur ini, "full" berfungsi sebagai pelengkap subjek setelah kata kerja penghubung (be).
The kitchen is full of the aroma of fresh coffee.
Dapur dipenuhi aroma kopi segar.
EN: The word 'amazing' is a participial adjective derived from the verb 'amaze'. Present participles (-ing) are used to describe the characteristic of a thing or situation that causes a certain feeling (causing amazement).
Bahasa Indonesia: Kata "amazing" (mengagumkan) adalah adjektiva partisipial yang berasal dari kata kerja "amaze". Partisipium kini (-ing) digunakan untuk menggambarkan ciri suatu benda atau situasi, yang menunjukkan bahwa benda tersebut "menimbulkan perasaan tertentu" (membuat orang merasa kagum).
We watched an amazing sunset at the beach.
Kami menyaksikan sunset (matahari terbenam) yang menakjubkan di pantai.
EN: Comparative Adjectives (bigger than): Used to compare two things. For short adjectives like 'big', we double the final consonant and add '-er' (bigger), followed by 'than' to introduce the second item.
Bahasa Indonesia: Adjektiva Komparatif (bigger than): Digunakan untuk membandingkan dua hal. Untuk adjektiva pendek seperti 'big' yang berakhiran dengan pola "satu vokal pendek + satu konsonan", konsonan terakhir harus digandakan sebelum menambahkan '-er' (menjadi bigger), kemudian diikuti oleh 'than' untuk memperkenalkan objek yang dibandingkan.
A cheetah is faster than a lion.
Cheetah lebih cepat daripada singa.
EN: Comparative + 'any other' + singular noun: This structure is used to express a superlative meaning (the most...) using a comparative form. It compares one item with all other individual members of the same group.
Bahasa Indonesia: Komparatif + 'any other' + Kata Benda Tunggal: Struktur ini digunakan untuk menyatakan makna superlatif (paling...) dengan menggunakan bentuk komparatif. Struktur ini membandingkan satu individu dengan "individu lain mana pun" dalam kelompok yang sama, oleh karena itu harus diikuti oleh kata benda tunggal.
Mount Everest is taller than any other mountain in the world.
Gunung Everest lebih tinggi daripada gunung lainnya di dunia.
EN: Comparative Adjectives: For short adjectives like 'fast', we add '-er' to form the comparative ('faster'). It is used with 'than' to compare two things or groups.
Bahasa Indonesia: Adjektiva Komparatif: Untuk adjektiva pendek seperti 'fast', kita menambahkan '-er' di akhir kata untuk membentuk komparatif ('faster'). Biasanya digunakan bersama dengan 'than' (daripada) untuk membandingkan dua hal atau kelompok.
A horse is bigger than a dog.
Kuda lebih besar daripada anjing.
EN: Using 'every + singular noun' to express a superlative meaning: Comparing one subject to 'every animal' (singular) implies that the subject is the most extreme in that category.
Bahasa Indonesia: Penggunaan "every + kata benda tunggal" untuk Mengekspresikan Makna Superlatif: Membandingkan satu subjek dengan "setiap hewan" (tunggal) menyiratkan bahwa subjek tersebut adalah yang paling ekstrem dalam kategori tersebut (yaitu, yang tercepat).
She is smarter than every student in her class.
Dia lebih pintar daripada siswa mana pun di kelasnya.
EN: Comparative Adjectives: For short, one-syllable adjectives like 'tall', we add '-er' to the end to form the comparative ('taller'). We use 'than' to introduce the second item being compared.
Bahasa Indonesia: Kata sifat komparatif: Untuk kata sifat pendek bersuku kata satu seperti 'tall', kita menambahkan '-er' di akhir kata untuk membentuk komparatif ('taller'). Kemudian gunakan 'than' (daripada) untuk memperkenalkan objek kedua yang dibandingkan.
A cheetah is faster than a tiger.
Cheetah lebih cepat daripada harimau.
EN: Singular Countable Nouns with Indefinite Articles: 'A' is used before singular countable nouns ('giraffe', 'house') starting with a consonant sound to refer to a general representative of that group.
Bahasa Indonesia: Kata benda tunggal yang dapat dihitung dengan artikel tak tentu: 'a' digunakan sebelum kata benda tunggal yang dapat dihitung yang diawali dengan bunyi konsonan (seperti 'giraffe', 'house'), untuk merujuk secara umum pada salah satu perwakilan dari kelompok tersebut.
EN: Comparative Adjectives: For short adjectives (one syllable), we add '-er' to the end of the adjective, followed by 'than' to compare two things.
Bahasa Indonesia: Adjektiva Komparatif: Untuk adjektiva pendek (satu suku kata), kita menambahkan '-er' di akhir adjektiva, kemudian diikuti oleh "than" untuk membandingkan dua hal.
A rabbit is faster than a turtle.
Kelinci lebih cepat daripada kura-kura.
EN: Coordinating Conjunction 'but': Used to connect two contrasting ideas (in this case, being small vs. being strong).
Bahasa Indonesia: Konjungsi koordinatif "but": digunakan untuk menghubungkan dua gagasan yang berlawanan (dalam kalimat ini, perbandingan antara "bertubuh kecil" dan "berkekuatan besar").
The laptop is old but very reliable.
Laptop ini sudah tua, tetapi sangat andal.
EN: The structure 'Subject + be + adjective + infinitive (to + verb)' is used to describe an action. Here, 'fun to compare' means 'comparing is fun'. The infinitive 'to compare' acts as an adverbial modifier explaining in what way the subject is 'fun'.
Bahasa Indonesia: Struktur "Subjek + be + adjektiva + infinitif (to + kata kerja)" digunakan untuk menggambarkan suatu tindakan. Di sini, "fun to compare" berarti "melakukan perbandingan itu menyenangkan". Infinitif "to compare" berfungsi sebagai keterangan yang menjelaskan aspek apa dari subjek yang "menyenangkan".
This book is easy to read.
Buku ini mudah dibaca.
EN: The adverb 'also' is used to add extra information. It typically placed after the 'be' verb (am/is/are/was/were) and before main verbs.
Bahasa Indonesia: Adverbia "also" (juga) digunakan untuk menambahkan informasi tambahan. Biasanya ditempatkan setelah kata kerja bantu (am/is/are/was/were), dan sebelum kata kerja biasa.
They are also excited about the trip.
Mereka juga merasa sangat bersemangat tentang perjalanan itu.
EN: Comparative Adjectives with 'more... than': For adjectives with three or more syllables (like 'exciting'), we form the comparative by placing 'more' before the adjective and 'than' after it to compare two things.
Bahasa Indonesia: Komparatif untuk Adjektiva Bersuku Kata Banyak (more... than): Untuk adjektiva dengan tiga suku kata atau lebih (misalnya exciting), kita menambahkan more di depan adjektiva, dan menambahkan than setelahnya untuk membandingkan dua hal.
This book is more interesting than that movie.
Buku ini lebih menarik daripada film itu.
EN: Using 'many other' with plural nouns: 'Many other' is used to compare one specific item to a larger group of similar items, which must be in the plural form.
Bahasa Indonesia: Penggunaan "many other" dengan Kata Benda Jamak: "Many other" digunakan untuk membandingkan satu hal tertentu dengan banyak hal lain yang sejenis, dan kata benda yang mengikutinya harus berbentuk jamak.
She is more creative than many other artists.
Dia lebih kreatif daripada banyak seniman lainnya.
EN: In English-speaking countries, 'games' can refer to board games, video games, or sports matches. In the context of school and sports, it often refers to athletic matches or sports events.
EN: Comparative Adjectives with 'More': For adjectives with three or more syllables (like 'relaxing'), we form the comparative by placing 'more' before the adjective and 'than' after it to compare two things.
Bahasa Indonesia: Komparatif untuk Adjektiva Bersuku Kata Banyak: Untuk adjektiva dengan tiga suku kata atau lebih (misalnya 'relaxing'), kita menambahkan 'more' di depan adjektiva tersebut, dan menambahkan 'than' setelahnya untuk membandingkan dua hal.
Reading is more interesting than watching TV.
Membaca lebih menarik daripada menonton TV.
EN: Gerunds as Subjects: A gerund (verb + -ing) can function as a noun and serve as the subject of a sentence. It takes a singular verb.
Bahasa Indonesia: Gerund sebagai subjek: Gerund (kata kerja + -ing) dapat berfungsi sebagai kata benda dan berperan sebagai subjek dalam kalimat. Setelahnya diikuti oleh kata kerja tunggal.
Running is good for your health.
Berlari baik untuk kesehatanmu.
EN: In English-speaking cultures, adding 'for me' or 'in my opinion' is a common way to soften a statement, making it clear that you are expressing a personal preference rather than stating an absolute fact. This sounds polite and invites others to share their own views.
EN: The comparative adjective 'harder' is used to compare the difficulty of some sports to others. For short adjectives, we add '-er' to the end to form the comparative.
Bahasa Indonesia: Adjektiva komparatif "harder" (lebih sulit) digunakan untuk membandingkan tingkat kesulitan suatu olahraga dengan olahraga lainnya. Untuk adjektiva pendek bersuku kata satu, kita menambahkan "-er" di akhir kata untuk membentuk komparatif.
This puzzle is harder than the last one.
Teka-teki ini lebih sulit daripada yang sebelumnya.
EN: The coordinating conjunction 'but' is used to connect two independent clauses that present contrasting ideas.
Bahasa Indonesia: Konjungsi koordinatif "but" (tetapi) digunakan untuk menghubungkan dua klausa independen yang menyatakan konsep yang berlawanan.
She wanted to go for a walk, but it started to rain.
Dia ingin pergi jalan-jalan, tetapi mulai turun hujan.
EN: Gerund as Subject: A gerund (verb + -ing) can function as a noun and serve as the subject of a sentence. It is treated as a singular noun, so the main verb must agree with it (e.g., 'helps' with an -s).
Bahasa Indonesia: Gerund sebagai Subjek: Gerund (kata kerja + -ing) dapat berfungsi sebagai kata benda dan berperan sebagai subjek dalam kalimat. Subjek gerund dianggap tunggal, sehingga kata kerja utama harus menggunakan bentuk tunggal (misalnya, 'helps' dengan tambahan -s).
Learning a new language opens up many opportunities.
Mempelajari bahasa baru membuka banyak peluang.
EN: The causative verb 'help' can be followed by an object and then either a bare infinitive (verb without 'to') or a full infinitive (with 'to'). In this sentence, 'helps us learn' uses the bare infinitive 'learn'.
Bahasa Indonesia: Penggunaan Kata Kerja Kausatif 'help': Kata kerja 'help' (membantu) setelah diikuti objek dapat diikuti oleh kata kerja bentuk dasar tanpa 'to', atau dapat juga diikuti oleh infinitif dengan 'to'. Dalam kalimat ini, 'helps us learn' menggunakan kata kerja bentuk dasar 'learn'.
This map helps us find the way.
Peta ini membantu kami menemukan jalan.
EN: In English-speaking educational cultures, comparison and contrast are highly valued as critical thinking tools. The phrase 'something new' reflects a growth mindset, where learning is seen as an active, ongoing process of discovery.
EN: This sentence uses the comparative adjective 'faster' (the comparative form of 'fast') to compare two things. When comparing two options directly, we often use the structure 'Which is [comparative adjective], A or B?'.
Bahasa Indonesia: Kalimat ini menggunakan kata sifat komparatif "faster" (bentuk komparatif dari "fast") untuk membandingkan dua hal. Saat membandingkan dua pilihan secara langsung, kita sering menggunakan struktur "Which is [kata sifat komparatif], A or B?" (Yang mana yang lebih ..., A atau B?).
Which is cheaper, the bus or the train?
Yang mana yang lebih murah, bus atau kereta api?
EN: The word 'Which' is an interrogative pronoun used to ask for a choice among a limited set of alternatives (in this case, a horse or a dog).
Bahasa Indonesia: Kata "Which" adalah kata ganti tanya yang digunakan untuk menanyakan pilihan di antara sejumlah opsi yang terbatas (dalam hal ini, kuda atau anjing).
Which is your favorite color, blue or green?
Yang mana warna favoritmu, biru atau hijau?
EN: Comparative Adjectives (Short Adjectives): For short adjectives (usually one syllable), we add '-er' to the end of the adjective to compare two things. It is typically followed by 'than' to introduce the second item being compared.
Bahasa Indonesia: Kata sifat komparatif (kata sifat bersuku kata satu): Untuk kata sifat pendek bersuku kata satu, kita menambahkan "-er" di akhir kata sifat untuk membandingkan dua hal. Biasanya diikuti oleh "than" untuk memperkenalkan objek kedua yang dibandingkan.
A cheetah is faster than a lion.
Cheetah lebih cepat daripada singa.
EN: The structure 'A + be verb + comparative + than + B': This is the standard sentence pattern used to compare two nouns, showing that one has more of a quality than the other.
Bahasa Indonesia: Struktur "A + kata kerja be + komparatif + than + B": Ini adalah pola kalimat standar yang digunakan untuk membandingkan dua kata benda, yang menunjukkan bahwa salah satu kata benda melebihi yang lain dalam suatu sifat tertentu.
My bag is heavier than yours.
Tasku lebih berat daripada tasmu.
EN: Comparative Adjectives: For short adjectives ending in '-y' (like 'heavy'), we change the '-y' to '-i' and add '-er' ('heavier') to compare two things. We use 'than' to introduce the second item being compared.
Bahasa Indonesia: Kata sifat komparatif: Untuk kata sifat pendek yang berakhiran "-y" (seperti heavy), kita mengubah "-y" menjadi "-i" dan menambahkan "-er" (menjadi heavier) untuk membandingkan dua hal. Kita menggunakan "than" untuk memperkenalkan objek kedua yang dibandingkan.
This box is lighter than that one.
Kotak ini lebih ringan daripada yang itu.
EN: Possessive Pronouns: 'Yours' is a possessive pronoun used to replace a possessive adjective and a noun ('your bag') to avoid repetition.
Bahasa Indonesia: Kata ganti kepemilikan: "yours" adalah kata ganti kepemilikan yang digunakan untuk menggantikan "kata sifat kepemilikan + kata benda" (yaitu your bag), agar tidak mengulang kata yang sama.
My keys are on the table, but where are yours?
Kunciku ada di atas meja, tetapi punyamu di mana?
EN: Possessive pronouns (e.g., 'mine', 'yours', 'his', 'hers', 'ours', 'theirs') are used to replace a possessive adjective and a noun to avoid repetition. In this sentence, 'mine' replaces 'my bag' or 'my dog' depending on the context of the conversation.
Bahasa Indonesia: Pronomina posesif (misalnya, 'mine', 'yours', 'his', 'hers', 'ours', 'theirs') digunakan untuk menggantikan "adjektiva posesif + kata benda" agar tidak terjadi pengulangan. Dalam kalimat ini, 'mine' menggantikan "tas/anjing saya (milik saya)" sesuai konteks.
Your car is fast, but mine is faster.
Mobilmu cepat, tetapi mobilku lebih cepat.
EN: Comparative adjectives are used to compare differences between the two objects they modify (e.g., 'bigger', 'stronger'). For short, one-syllable adjectives, we usually add '-er' to the end. If the adjective ends in a consonant-vowel-consonant pattern, we double the final consonant before adding '-er' (e.g., 'big' becomes 'bigger').
Bahasa Indonesia: Adjektiva komparatif digunakan untuk membandingkan perbedaan antara dua objek yang dimodifikasi (misalnya 'bigger', 'stronger'). Untuk adjektiva pendek bersuku kata satu, kita biasanya menambahkan '-er' di akhir kata. Jika adjektiva berakhiran dengan pola "konsonan-vokal-konsonan", maka konsonan terakhir harus digandakan terlebih dahulu sebelum menambahkan '-er' (misalnya 'big' menjadi 'bigger').
This box is smaller and lighter than that one.
Kotak ini lebih kecil dan lebih ringan daripada yang itu.
EN: In English conversations, starting a sentence with 'Yes, but...' is a common, polite way to acknowledge the other person's statement before presenting a contrasting or superior point. It helps soften the disagreement.
EN: Comparative Adjectives with 'more... than': For adjectives with three or more syllables (like 'exciting'), we form the comparative by placing 'more' before the adjective and 'than' after it to compare two things.
Bahasa Indonesia: Komparatif untuk Adjektiva Bersuku Kata Banyak (more... than): Untuk adjektiva dengan tiga suku kata atau lebih (seperti exciting), kita menambahkan more di depan adjektiva, dan menambahkan than setelahnya untuk membandingkan dua hal.
This book is more interesting than that movie.
Buku ini lebih menarik daripada film itu.
EN: Pronoun 'ones' to avoid repetition: 'ones' is a plural substitute pronoun used to replace a previously mentioned plural noun (in this case, 'sports') to avoid repeating the same word.
Bahasa Indonesia: Penggunaan Pronomina 'ones' untuk Menghindari Pengulangan: 'ones' adalah pronomina pengganti jamak yang digunakan untuk menggantikan kata benda jamak yang telah disebutkan sebelumnya (di sini, sports), untuk menghindari pengulangan kata.
I prefer the blue shoes to the red ones.
Saya lebih suka sepatu biru daripada yang merah.
EN: In many English-speaking countries with snowy winters (such as Canada, the northern US, and parts of Europe), winter sports like skiing, snowboarding, and ice hockey are highly popular and form a major part of seasonal culture and social life.
EN: Comparative Adjectives with 'more': For adjectives with three or more syllables (like 'popular'), we form the comparative by placing 'more' before the adjective, followed by 'than' to compare two things.
Bahasa Indonesia: Komparatif untuk Adjektiva Bersuku Kata Banyak: Untuk adjektiva dengan tiga suku kata atau lebih (seperti 'popular'), kita menambahkan 'more' di depan adjektiva untuk membentuk komparatif, dan menggunakan 'than' untuk menghubungkan dua hal yang dibandingkan.
This book is more interesting than that movie.
Buku ini lebih menarik daripada film itu.
EN: The pronoun 'one': The word 'one' is used as a substitute pronoun to avoid repeating a singular countable noun that has already been mentioned (in this case, 'game').
Bahasa Indonesia: Penggunaan Pronomina 'one': Kata 'one' di sini digunakan sebagai pronomina pengganti untuk menghindari pengulangan kata benda tunggal yang dapat dihitung yang telah disebutkan sebelumnya (di sini, 'game').
I don't like this red pen, can I use the blue one?
Saya tidak suka pulpen merah ini, bolehkah saya menggunakan yang biru itu?
EN: Comparative Adjectives: For short adjectives (one syllable), we usually add '-er' to the end of the adjective (e.g., quiet -> quieter) and follow it with 'than' to compare two things.
Bahasa Indonesia: Adjektiva Komparatif: Untuk adjektiva pendek (satu suku kata), kita biasanya menambahkan "-er" di akhir adjektiva (contoh: quiet menjadi quieter), kemudian diikuti oleh "than" untuk membandingkan dua orang atau benda.
A dog is faster than a turtle.
Anjing lebih cepat daripada kura-kura.
EN: Singular Countable Nouns with Indefinite Articles: When talking about a general category of animal or thing in the singular form, we use the indefinite article 'a' or 'an'. Here, 'a cat' and 'a parrot' represent cats and parrots in general.
Bahasa Indonesia: Kata Benda Tunggal yang Dapat Dihitung dengan Artikel Tak Tentu: Ketika berbicara tentang suatu kelas hewan atau benda secara umum dalam bentuk tunggal, kita menggunakan artikel tak tentu "a" atau "an". Di sini, "a cat" dan "a parrot" masing-masing merujuk secara umum pada hewan kucing dan burung beo.
EN: The word 'better' is the irregular comparative form of the adjective 'good'. It is used to compare two things, indicating that one is of superior quality or excellence.
Bahasa Indonesia: Kata "better" adalah bentuk komparatif tidak beraturan dari adjektiva "good" (baik). Kata ini digunakan untuk membandingkan dua hal, menunjukkan bahwa salah satu melampaui yang lain dalam hal kualitas atau keunggulan.
Your idea is better than mine.
Ide kamu lebih baik daripada ide saya.
EN: The conjunction 'than' is used to introduce the second element in a comparison, following a comparative adjective like 'better'.
Bahasa Indonesia: Konjungsi "than" (daripada) digunakan untuk memperkenalkan elemen kedua dalam perbandingan, setelah adjektiva komparatif (seperti better).
This book is more interesting than that one.
Buku ini lebih menarik daripada yang itu.
EN: In sports and friendly competitions, comparing teams using colors (like 'the red team' vs 'the blue team') is a very common way to divide groups, especially in school activities, casual games, or video games.
EN: Comparative Adjectives: For short, one-syllable adjectives ending in 'e' (like 'cute'), we form the comparative by adding '-r' ('cuter') and using 'than' to compare two things.
Bahasa Indonesia: Adjektiva Komparatif: Untuk adjektiva pendek bersuku kata satu yang berakhiran 'e' (seperti 'cute'), kita membentuk komparatif dengan menambahkan '-r' di akhir kata (menjadi 'cuter') dan menggunakan 'than' untuk membandingkan dua hal.
This cat is larger than that one.
Kucing ini lebih besar daripada yang itu.
EN: The Pronoun 'one': 'one' is used as a substitute pronoun to avoid repeating a countable noun that has already been mentioned (in this case, 'dog').
Bahasa Indonesia: Penggunaan Pronomina 'one': 'one' digunakan sebagai pronomina pengganti untuk menghindari pengulangan kata benda yang dapat dihitung yang telah disebutkan sebelumnya (dalam kalimat ini, 'dog').
I prefer the blue shirt to the red one.
Saya lebih suka kemeja biru daripada yang merah.
EN: In English-speaking cultures, dogs are highly regarded as 'man's best friend.' The preference for 'small dogs' (often called toy breeds or lap dogs) versus 'big dogs' is a common lighthearted debate among pet lovers.
EN: The determiner 'every' is used with singular countable nouns (like 'choice') to refer to all members of a group. Even though it refers to multiple things collectively, it always takes a singular verb (like 'has').
Bahasa Indonesia: Determiner "every" (setiap) harus diikuti oleh kata benda tunggal yang dapat dihitung (seperti choice), meskipun merujuk pada setiap anggota dalam kelompok (secara konsep jamak), secara gramatikal dianggap tunggal, sehingga kata kerja yang mengikutinya harus berbentuk tunggal (seperti has).
Every student has a unique talent.
Setiap siswa memiliki bakat yang unik.
EN: The pronoun 'something' can be modified by an adjective (like 'good'). Unlike typical noun phrases where the adjective comes first (e.g., 'good news'), when modifying indefinite pronouns ending in -thing, -one, or -body, the adjective must be placed after the pronoun.
Bahasa Indonesia: Pronomina tak tentu (seperti something, anyone, nobody, dll.) jika ingin ditambahkan adjektiva sebagai modifikator, adjektiva (seperti good) harus diletakkan "setelah" pronomina tersebut, berbeda dengan penggunaan umum adjektiva yang diletakkan sebelum kata benda (misalnya kita mengatakan good news, tetapi kita mengatakan something good).
I want to try something new today.
Saya ingin mencoba sesuatu yang baru hari ini.
EN: This phrase reflects a common Western philosophical outlook of optimism and finding the silver lining in every situation. It encourages decision-makers not to regret their choices, as every path has its own unique value.
Kosakata utama dengan pengucapan IPA, definisi, contoh kalimat, dan kuis interaktif.
Dalam konteks: perbandingan, kontras
Dalam konteks: menyenangkan, mendebarkan
Dalam konteks: menenangkan, membuat rileks
Dalam konteks: populer, digemari
Dalam konteks: istimewa, unik
Dalam konteks: sehat, menyehatkan
Dalam konteks: lebih tenang (bentuk komparatif dari quiet)
Dalam konteks: pilihan
Frasa dengan label jenis, definisi dwibahasa, catatan penggunaan, dan contoh kalimat.
In a unique or particular manner that is characteristic of someone or something.
dengan caranya sendiri yang unik, masing-masing punya kelebihan
Containing a lot of something.
penuh dengan...
Sports that are played on snow or ice, such as skiing or ice hockey.
olahraga musim dingin