EN: In English, 'Part' followed by a letter or number is used to label sections of a task, book, or lesson. The letter usually stays capitalized.
Bahasa Indonesia: Dalam bahasa Inggris, "Part" yang diikuti oleh huruf atau angka digunakan untuk menandai bagian dari tugas, buku, atau kursus. Hurufnya biasanya tetap menggunakan huruf kapital.
Please look at Part C.
Silakan lihat Bagian C.
EN: In educational materials, 'Part' is a standard way to organize content. It is common to use letters (A, B, C) for sub-sections within a single lesson.
EN: Use 'be' verbs (am/is/are) with 'in' to describe where someone or something is located.
Bahasa Indonesia: Gunakan kata kerja be (am/is/are) dengan "in" untuk mendeskripsikan lokasi seseorang atau sesuatu berada.
The tools are in the box.
Alat-alatnya ada di dalam kotak.
EN: In many Western homes, the garage is not just for cars; it often serves as a workshop for DIY projects, woodworking, and home repairs.
EN: Use 'Before' followed by a subject and verb to describe an action that happens first in time.
Bahasa Indonesia: Gunakan "Before" yang diikuti subjek dan kata kerja untuk mendeskripsikan tindakan yang terjadi lebih dulu dalam urutan waktu (sebelum...).
Before you leave, please turn off the lights.
Sebelum kamu pergi, tolong matikan lampunya.
EN: In Western workshops and DIY culture, 'Safety First' is a fundamental rule. Wearing safety glasses is a standard requirement before using any tools to prevent eye injuries.
EN: This is a common fixed expression where the verb 'is' is omitted for brevity. It follows the pattern [Noun] + [Adjective/Ordinal] to state a priority.
Bahasa Indonesia: Ini adalah ungkapan tetap yang umum di mana kata kerja "is" dihilangkan demi keringkasan. Ungkapan ini mengikuti pola "[kata benda] + [kata sifat/bilangan urut]" untuk menekankan prioritas.
Family first.
Keluarga yang utama.
EN: In Western workshops or construction sites, 'Safety first' is a standard rule and often seen on warning signs. It emphasizes that no task is more important than personal well-being.
EN: 'Okay' is an interjection used to express agreement, acceptance, or to signal that you understand what has been said.
Bahasa Indonesia: "Okay" adalah kata seru yang digunakan untuk menyatakan persetujuan, penerimaan, atau untuk menandakan bahwa kamu telah memahami apa yang dikatakan orang lain.
Okay, I will help you.
Baiklah, saya akan membantumu.
EN: 'Okay' is one of the most common words in the English language and is used globally. In a DIY or work context, it often signals that you have understood the instructions and are ready to proceed.
EN: This is a common short question used to ask for the next instruction or step in a process. It is a shortened version of 'Now, what should I do?'
Bahasa Indonesia: Ini adalah pertanyaan singkat yang umum digunakan untuk menanyakan instruksi atau langkah berikutnya. Ini adalah bentuk singkatan dari "Now, what should I do?"
I finished my homework. Now what?
Saya sudah selesai mengerjakan PR. Sekarang, apa yang harus saya lakukan?
EN: In a DIY or collaborative setting, 'Now what?' shows readiness to work. However, depending on the tone, it can sometimes sound impatient, so keep your voice friendly.
EN: Imperative sentences are used to give instructions or orders. They start with a base verb and usually omit the subject 'you'.
Bahasa Indonesia: Kalimat imperatif digunakan untuk memberikan instruksi atau perintah. Kalimat ini diawali dengan bentuk dasar kata kerja dan biasanya menghilangkan subjek "kamu".
Open the window and let the fresh air in.
Buka jendelanya agar udara segar masuk.
EN: In DIY projects, using precise measurements like 'centimeters' or 'inches' is crucial. In many English-speaking countries, both metric (cm) and imperial (inches) systems might be used depending on the region.
EN: Use 'with' to indicate the tool or instrument used to perform an action.
Bahasa Indonesia: Gunakan "with" untuk menunjukkan alat atau instrumen yang digunakan untuk melakukan suatu tindakan.
He opens the box with a knife.
Dia membuka kotak itu dengan pisau kecil.
EN: In DIY culture, clear sequencing (First, After that, Then) is essential for safety and following instructions correctly.
EN: Using 'Right?' at the end of a sentence or as a standalone question is a common way to ask for confirmation or agreement.
Bahasa Indonesia: Menggunakan "Right?" di akhir kalimat atau sebagai pertanyaan yang berdiri sendiri adalah cara yang umum untuk mencari konfirmasi atau persetujuan.
You are coming to the party, right?
Kamu akan datang ke pesta, kan?
EN: In casual conversation, 'Right?' is frequently used to check if the listener is following or agrees with the speaker's statement, similar to 'Correct?' or 'Don't you agree?'.
EN: Using 'Right' as an interjection to show agreement or confirm information.
Bahasa Indonesia: Menggunakan "Right" sebagai kata seru untuk menunjukkan persetujuan atau mengonfirmasi informasi.
Right. That is a good idea.
Benar. Itu ide yang bagus.
EN: In English conversations, 'Right' is a common 'backchanneling' token, showing the speaker that you are following along with their instructions or story.
EN: Using 'or' in questions to offer choices. This structure presents two or more alternatives to the listener.
Bahasa Indonesia: Dalam pertanyaan, gunakan "or" untuk menawarkan pilihan. Struktur ini menyajikan dua atau lebih opsi kepada pendengar.
Do you want tea or coffee?
Kamu mau teh atau kopi?
EN: In DIY culture, choosing between nails and screws is a common decision. Screws are generally preferred for furniture or flower boxes because they provide a stronger hold and can be easily removed if needed.
EN: The structure 'make + object + adjective' is used to describe how something causes a change in state or quality.
Bahasa Indonesia: Gunakan struktur "make + objek + kata sifat" untuk mendeskripsikan bagaimana sesuatu menyebabkan perubahan keadaan atau sifat.
Exercise will make you healthy.
Olahraga akan membuatmu sehat.
EN: In DIY projects, screws are generally preferred over nails for structures that need to bear weight or last longer, as they provide a tighter grip.
EN: Use 'In that case' to introduce a logical result or a decision based on information just mentioned.
Bahasa Indonesia: Gunakan "In that case" untuk memperkenalkan hasil logis atau keputusan berdasarkan informasi yang baru saja disebutkan.
It's raining. In that case, we should stay home.
Hujan turun. Kalau begitu, kita sebaiknya tinggal di rumah.
EN: In DIY culture, clear communication about who does which task (cutting vs. drilling) is essential for safety and efficiency.
EN: The verb 'sounds' is a linking verb used to describe an impression. When followed by a noun phrase, we must use 'like' (sounds like + noun).
Bahasa Indonesia: Kata kerja "sounds" adalah kata kerja penghubung yang digunakan untuk mendeskripsikan kesan. Ketika diikuti oleh frasa kata benda, harus ditambahkan "like" (sounds like + kata benda).
That sounds like a fun idea.
Itu terdengar seperti ide yang menarik.
EN: In Western DIY culture, it's common to discuss and agree on a plan before starting a project to ensure safety and efficiency. This phrase is a standard way to show cooperation.
EN: The phrase 'Let's' is a contraction of 'Let us'. It is used to make a suggestion or to invite someone to do an activity together.
Bahasa Indonesia: Frasa "Let's" adalah singkatan dari "Let us". Frasa ini digunakan untuk membuat saran atau mengajak seseorang melakukan suatu aktivitas bersama.
Let's go to the park.
Ayo pergi ke taman.
EN: In a collaborative setting like a DIY project, 'Let's start' signals a transition from planning to physical action, showing enthusiasm and readiness.
Kosakata utama dengan pengucapan IPA, definisi, contoh kalimat, dan kuis interaktif.
Dalam konteks: garasi, biasanya juga tempat untuk menyimpan peralatan atau melakukan aktivitas kerajinan tangan
Dalam konteks: keselamatan, keadaan bebas dari bahaya atau cedera
Dalam konteks: mengukur, menentukan panjang, ukuran, atau jumlah suatu benda
Dalam konteks: memberi tanda, meninggalkan bekas pada permukaan benda untuk identifikasi
Dalam konteks: papan kayu, bahan bangunan berbentuk persegi panjang yang terbuat dari kayu
Dalam konteks: gergaji, alat yang digunakan untuk memotong kayu atau logam
Dalam konteks: paku, benda logam tajam yang digunakan untuk mengikat benda
Dalam konteks: sekrup, pengikat yang memiliki ulir
Dalam konteks: mata bor atau bor listrik, alat yang digunakan untuk membuat lubang pada benda
Dalam konteks: potongan, bagian-bagian atau kepingan yang telah dipotong
Frasa dengan label jenis, definisi dwibahasa, catatan penggunaan, dan contoh kalimat.
Protective eyewear used to prevent injury to the eyes.
Kacamata pelindung
A flexible ruler used to measure length or distance.
Pita pengukur
To place a garment or piece of equipment on one's body.
mengenakan
A slogan emphasizing that safety is the most important consideration.
Utamakan keselamatan
To keep all parts of an object connected or attached to each other.
Menyatukan semuanya