EN: The structure 'as + adjective + as' is used to compare two things that are equal in some way. In this sentence, 'fun' is the adjective showing that running and swimming offer the same level of enjoyment.
Bahasa Indonesia: Struktur "as + kata sifat + as" digunakan untuk membandingkan dua hal yang setara dalam suatu aspek. Dalam kalimat ini, kata sifat "fun" (menyenangkan) menunjukkan bahwa berlari dan berenang memberikan tingkat kesenangan yang sama.
This book is as interesting as that movie.
Buku ini sama menariknya dengan film itu.
EN: Gerunds (verb + -ing) function as nouns. Here, 'Running' and 'swimming' act as nouns representing the activities themselves. 'Running' is the subject of the sentence, and 'swimming' is the object of comparison.
Bahasa Indonesia: Gerund (kata kerja + -ing) berfungsi sebagai kata benda. Di sini, 'Running' (berlari) dan 'swimming' (berenang) berperan sebagai kata benda yang mewakili aktivitas itu sendiri. 'Running' adalah subjek kalimat, sedangkan 'swimming' adalah objek perbandingan.
Reading is as relaxing as listening to music.
Membaca sama santainya dengan mendengarkan musik.
EN: The negative comparison structure 'not as + adjective + as' is used to show that the first thing has less of a quality than the second thing. It is a common way to make a comparison without using comparative adjectives (like 'busier').
Bahasa Indonesia: Struktur perbandingan negatif "not as + kata sifat + as" digunakan untuk menyatakan bahwa hal pertama tidak sebanding dengan hal kedua dalam suatu sifat tertentu. Ini adalah cara umum untuk membandingkan tanpa menggunakan kata sifat komparatif (misalnya 'busier').
This book is not as interesting as the movie.
Buku ini tidak semenarik film itu.
EN: In comparisons, English often omits repeating the noun or uses a pronoun. In 'as last year', the word 'year' is a noun functioning as a reference point, implicitly comparing 'this year's busyness' with 'last year's busyness' without repeating the word 'busy'.
Bahasa Indonesia: Dalam perbandingan, bahasa Inggris sering menghilangkan pengulangan kata benda atau menggunakan kata ganti. Dalam "as last year", kata benda "year" berfungsi sebagai titik acuan, yang secara implisit membandingkan "tingkat kesibukan tahun ini" dengan "tingkat kesibukan tahun lalu", tanpa perlu mengulang kata "busy".
My phone is not as fast as yours.
Ponsel saya tidak secepat ponselmu.
EN: The double comparative structure 'The + comparative, the + comparative' is used to show that two activities or qualities change in proportion to each other. It expresses a cause-and-effect relationship.
Bahasa Indonesia: Struktur perbandingan ganda "The + comparative, the + comparative" digunakan untuk menunjukkan dua aktivitas atau sifat yang berubah secara proporsional pada saat yang sama. Struktur ini mengekspresikan hubungan sebab-akibat, yang berarti "semakin... semakin...".
The harder you work, the luckier you get.
Semakin keras kamu berusaha, semakin beruntung kamu akan menjadi.
EN: This sentence is a well-known English proverb and aphorism that highlights the value of continuous learning and intellectual curiosity. It is often used to encourage students and lifelong learners.
EN: The structure 'comparative + and + comparative' (e.g., 'better and better') is used to describe something that is changing continuously over time, indicating a gradual increase or decrease in a quality.
Bahasa Indonesia: Struktur "komparatif + and + komparatif" (misalnya: better and better) digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang terus berubah seiring waktu, menunjukkan bahwa suatu sifat secara bertahap meningkat atau menurun (artinya "semakin...").
The weather is getting warmer and warmer.
Cuaca semakin hangat.
EN: The present continuous tense (be + verb-ing) with verbs of change like 'get' or 'become' is used to express an ongoing process of change happening around the present time.
Bahasa Indonesia: Bentuk waktu sekarang berkelanjutan (be + kata kerja-ing) dengan kata kerja perubahan seperti 'get' atau 'become' digunakan untuk menunjukkan proses perubahan yang sedang berlangsung saat ini.
My English is getting better.
Bahasa Inggris saya semakin baik.
EN: The 'as + adjective + as' structure is used to compare two things that are equal in some way. The first 'as' is an adverb, and the second 'as' is a conjunction introducing the standard of comparison.
Bahasa Indonesia: Struktur "as + kata sifat + as" digunakan untuk membandingkan dua hal yang setara dalam suatu aspek. 'as' pertama adalah kata keterangan, dan 'as' kedua adalah kata sambung yang digunakan untuk memperkenalkan standar perbandingan.
This book is as interesting as that movie.
Buku ini sama menariknya dengan film itu.
EN: The linking verb 'is' (be verb) connects the subject 'Sleep' to its subject complement 'important' to describe its state or quality.
Bahasa Indonesia: Kata kerja penghubung "is" (kata kerja be) menghubungkan subjek "Sleep" (tidur) dengan pelengkap subjek "important" (penting) untuk menggambarkan keadaan atau sifatnya.
Water is essential for life.
Air sangat penting bagi kehidupan.
EN: In modern wellness culture, sleep is increasingly recognized as a foundational pillar of health, equivalent to diet and exercise, challenging the old 'hustle culture' mindset of sacrificing sleep for productivity.
EN: The double comparative structure 'The + comparative adjective/adverb + subject + verb, the + comparative adjective/adverb + subject + verb' is used to show a parallel increase or decrease. It expresses that one change happens in proportion to another (cause and effect).
Bahasa Indonesia: Struktur komparatif ganda "The + kata sifat/kata keterangan komparatif + subjek + kata kerja, the + kata sifat/kata keterangan komparatif + subjek + kata kerja" digunakan untuk menyatakan peningkatan atau penurunan dua perubahan secara paralel. Struktur ini menyatakan hubungan sebab-akibat yang proporsional (semakin... semakin...).
The more you study, the smarter you become.
Semakin giat kamu belajar, semakin pintar kamu akan menjadi.
EN: This sentence is a well-known English proverb, often attributed to Thomas Jefferson or other historical figures in various forms. It reflects the strong cultural value placed on hard work and self-reliance in English-speaking societies, suggesting that 'luck' is actually the result of effort.
EN: Comparative Adjectives: To compare two things, we use the comparative form of the adjective followed by 'than'. For short adjectives ending in '-y' (like 'healthy'), we change the '-y' to '-i' and add '-er' (healthier).
Bahasa Indonesia: Kata sifat komparatif: Untuk membandingkan dua hal, kita menggunakan bentuk komparatif dari kata sifat, diikuti dengan "than" (daripada). Untuk kata sifat pendek yang berakhiran "-y" (seperti "healthy"), kita mengubah "-y" menjadi "-i" dan menambahkan "-er" (menjadi healthier).
Apples are sweeter than lemons.
Apel lebih manis daripada lemon.
EN: Subject-Verb Agreement with Plural Nouns: The subject 'Vegetables' is a plural noun, so it requires the plural form of the linking verb 'be', which is 'are'.
Bahasa Indonesia: Kesesuaian subjek dan kata kerja dengan kata benda jamak: Subjek "Vegetables" (sayuran) adalah kata benda jamak, oleh karena itu kita perlu menggunakan bentuk jamak dari kata kerja penghubung "be", yaitu "are".
Bananas are yellow.
Pisang berwarna kuning.
EN: In Western countries, there is a strong and growing cultural emphasis on healthy eating, with many people actively trying to reduce their intake of 'fast food' (like burgers and fries) in favor of whole foods and vegetables. This sentence reflects a common modern health consciousness.
EN: The structure 'more and more + adjective' is used to describe something that is continuously increasing in intensity or degree over time. For longer adjectives (usually three or more syllables, like 'confident'), we use 'more and more' before the adjective.
Bahasa Indonesia: Struktur "more and more + kata sifat" digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang intensitas atau tingkatnya terus meningkat seiring waktu. Untuk kata sifat yang lebih panjang (biasanya tiga suku kata atau lebih, seperti 'confident'), kita menambahkan 'more and more' di depan kata sifat untuk menyatakan "semakin...".
She became more and more interested in photography.
Dia semakin tertarik pada fotografi.
EN: The verb 'feel' is a linking verb (copular verb) that is followed by an adjective (not an adverb) to describe the subject's state or emotion.
Bahasa Indonesia: Kata kerja 'feel' (merasa) adalah kata kerja penghubung (kata kerja sensorik) yang diikuti oleh kata sifat (bukan kata keterangan) untuk menggambarkan keadaan atau emosi subjek.
I feel happy today.
Saya merasa sangat bahagia hari ini.
EN: The negative comparison structure 'not as + adjective + as' is used to show that the first noun does not possess the same degree of a quality as the second noun. It is a common way to make a comparison of inequality.
Bahasa Indonesia: Struktur perbandingan negatif "not as + kata sifat + as" (tidak seperti... seperti...) digunakan untuk menunjukkan bahwa kata benda pertama tidak sebanding dengan kata benda kedua dalam suatu sifat tertentu. Ini adalah pola kalimat yang sangat umum untuk menyatakan perbandingan yang tidak setara.
This book is not as interesting as the movie.
Buku ini tidak semenarik film itu.
EN: The use of '-ing' adjectives (like 'tiring') describes the characteristic of a thing or activity that causes a certain feeling, whereas '-ed' adjectives (like 'tired') describe how a person feels.
Bahasa Indonesia: Kata sifat yang berakhiran "-ing" (seperti 'tiring' yang berarti melelahkan) digunakan untuk menggambarkan karakteristik dari suatu hal atau aktivitas yang menimbulkan perasaan tertentu; sedangkan kata sifat yang berakhiran "-ed" (seperti 'tired' yang berarti lelah) digunakan untuk menggambarkan perasaan subjektif seseorang.
Studying for exams is very tiring, so I feel tired.
Menyiapkan ujian sangat melelahkan, jadi saya merasa sangat lelah.
EN: The double comparative structure 'The + comparative, the + comparative' is used to show a cause-and-effect relationship where one change depends on another. It translates to 'the more..., the more...'.
Bahasa Indonesia: Struktur perbandingan ganda "The + comparative, the + comparative" digunakan untuk menunjukkan hubungan sebab-akibat, yaitu satu perubahan bergantung pada perubahan lainnya. Dalam bahasa Indonesia sering diterjemahkan sebagai "semakin..., semakin...".
The more you practice, the better you will get.
Semakin banyak kamu berlatih, semakin baik kamu akan menjadi.
EN: In this structure, the subject and verb follow the comparative adjective or adverb. In 'the earlier we start', 'earlier' is an adverb modifying the verb 'start'.
Bahasa Indonesia: Dalam struktur ini, subjek dan kata kerja mengikuti kata sifat atau kata keterangan perbandingan. Dalam "the earlier we start", "earlier" adalah kata keterangan yang memodifikasi kata kerja "start".
The harder you study, the more you learn.
Semakin giatang kamu belajar, semakin banyak yang kamu pelajari.
EN: This sentence is a common English proverb and idiom. It reflects a cultural value placed on efficiency, punctuality, and proactive action. It is often used to motivate team members or oneself to begin a task without delay.
EN: The 'as + adjective + as' structure is used to make comparisons between two things that are equal in some way. The first 'as' is an adverb, and the second 'as' functions as a conjunction or preposition.
Bahasa Indonesia: Struktur "as + kata sifat + as" digunakan untuk menyatakan bahwa dua hal memiliki tingkat yang sama dalam suatu aspek (perbandingan setara). 'as' pertama adalah kata keterangan, sedangkan 'as' kedua adalah kata sambung atau kata depan.
This book is as interesting as that movie.
Buku ini sama menariknya dengan film itu.
EN: Uncountable nouns (like 'friendship' and 'gold') represent abstract concepts or materials. They do not take plural forms and are paired with singular verbs (like 'is') when acting as the subject.
Bahasa Indonesia: Kata benda tak terhitung (seperti 'friendship' dan 'gold') mewakili konsep abstrak atau zat. Kata benda ini tidak memiliki bentuk jamak, dan ketika menjadi subjek harus diikuti oleh kata kerja tunggal (seperti 'is').
EN: Comparing abstract values like friendship or love to 'gold' is a common metaphor in English, reflecting the historical and cultural status of gold as the ultimate standard of wealth and purity.
EN: The double comparative structure 'The + comparative, the + comparative' is used to show that two activities or situations increase or decrease in parallel. It expresses a cause-and-effect relationship where one change depends on another.
Bahasa Indonesia: Struktur komparatif ganda "The + komparatif, the + komparatif" digunakan untuk menyatakan dua aktivitas atau situasi yang meningkat atau menurun secara paralel. Struktur ini menyatakan hubungan sebab-akibat, di mana satu perubahan bergantung pada perubahan lainnya.
The harder you study, the easier the exam will be.
Semakin giat kamu belajar, semakin mudah ujiannya.
EN: The verb 'feel' is a linking verb (copular verb) that is followed by an adjective (in this case, the comparative adjective 'happier') to describe the subject's state of mind or physical feeling.
Bahasa Indonesia: Kata kerja 'feel' (merasa) adalah kata kerja penghubung (kata kerja kopular) yang diikuti oleh kata sifat (di sini kata sifat komparatif 'happier') untuk menggambarkan suasana hati atau perasaan fisik subjek.
She feels tired after a long walk.
Setelah berjalan jauh, dia merasa lelah.
EN: This sentence reflects a universal value of community and generosity, often emphasized in English-speaking cultures where sharing resources, feelings, or time is seen as key to personal and collective happiness.
EN: Present Continuous Tense (am/is/are + V-ing) is used here to express an ongoing action or a current trend/effort happening around the present time.
Bahasa Indonesia: Bentuk waktu sekarang berlangsung (am/is/are + kata kerja -ing) digunakan di sini untuk menyatakan tindakan yang sedang berlangsung saat ini, atau perubahan dan tren yang sedang diupayakan atau dicoba pada tahap ini.
She is studying hard to pass the exam.
Dia sedang belajar dengan giat untuk lulus ujian.
EN: The infinitive 'to live' (to + base verb) is used as the direct object of the verb 'try' to indicate the action one is attempting to perform.
Bahasa Indonesia: Infinitif "to live" (to + kata kerja dasar) digunakan sebagai objek langsung dari kata kerja "try" untuk menyatakan tindakan yang sedang dicoba.
He is trying to learn a new language.
Dia sedang mencoba mempelajari bahasa baru.
EN: The present perfect tense ('have learned') is used here to describe an action that happened in the past, but has relevance or results that continue into the present.
Bahasa Indonesia: Bentuk waktu sekarang sempurna ('have learned') digunakan di sini untuk menggambarkan tindakan yang terjadi di masa lalu, tetapi dampak atau hasilnya berlanjut hingga sekarang.
I have learned how to play the guitar.
Saya sudah belajar cara bermain gitar.
EN: The equative comparison structure 'as + adjective + as' is used to show that two things are equal in a specific quality.
Bahasa Indonesia: Struktur perbandingan setara "as + kata sifat + as" digunakan untuk menunjukkan bahwa dua hal memiliki tingkat yang sama dalam suatu sifat.
This book is as interesting as that movie.
Buku ini sama menariknya dengan film itu.
EN: In many Western educational systems, there is a strong emphasis on holistic growth and 'soft skills' (like habits, emotional intelligence, and consistency) rather than just academic grades, which is reflected in this sentence's philosophy.
EN: The double comparative structure 'The + comparative, the + comparative' is used to show that two activities or situations increase or decrease in parallel. It expresses a cause-and-effect relationship where one change depends on another.
Bahasa Indonesia: Struktur komparatif ganda "The + komparatif, the + komparatif" digunakan untuk menyatakan dua aktivitas atau situasi yang meningkat atau menurun secara paralel. Struktur ini menyatakan hubungan sebab-akibat, di mana satu perubahan bergantung pada perubahan lainnya.
The more you study, the more you know.
Semakin banyak kamu membaca, semakin banyak yang kamu tahu.
EN: The word 'energy' is an uncountable noun here, representing vitality or power. It is placed directly after the comparative 'more' in the second clause to function as the object of the verb 'have'.
Bahasa Indonesia: Kata 'energy' di sini adalah kata benda tidak terhitung, yang mewakili vitalitas atau tenaga. Kata ini ditempatkan langsung setelah komparatif 'more' dalam klausa kedua, sebagai objek dari kata kerja 'have'.
She has more energy after a short nap.
Setelah tidur siang sebentar, dia menjadi lebih berenergi.
EN: In modern wellness culture, there is a strong emphasis on the connection between physical exercise and mental energy. This sentence reflects the active, self-improving lifestyle valued in many English-speaking societies, where exercise is seen not just as a chore, but as a source of daily vitality.
EN: The structure 'as + adjective + as' is used to make comparisons between two things that are equal in some way. Adding 'just' before the first 'as' emphasizes that the two things are exactly equal.
Bahasa Indonesia: Struktur "as + kata sifat + as" digunakan untuk membandingkan dua hal yang memiliki tingkat yang sama dalam suatu aspek. Menambahkan "just" sebelum "as" pertama dapat digunakan untuk menekankan bahwa keduanya "persis" atau "sama persis dengan" satu sama lain.
This book is just as interesting as the movie.
Buku ini sama menariknya dengan film itu.
EN: The preposition 'for' is used here to indicate the recipient of the benefit or the entity affected by the statement (in this case, 'my brain').
Bahasa Indonesia: Kata depan "for" di sini digunakan untuk menunjukkan penerima manfaat atau pihak yang terpengaruh oleh pernyataan tersebut (dalam kalimat ini, "otakku").
Fresh air is good for your health.
Udara segar baik untuk kesehatanmu.
EN: The structure 'more and more + noun' is used to describe an increasing quantity of something over time. For uncountable nouns or plural countable nouns (like 'vegetables'), it indicates a growing amount or number.
Bahasa Indonesia: Struktur "more and more + kata benda" digunakan untuk menggambarkan jumlah sesuatu yang terus meningkat seiring waktu. Struktur ini dapat digunakan dengan kata benda jamak yang dapat dihitung (seperti vegetables) atau kata benda yang tidak dapat dihitung, yang berarti "semakin banyak...".
He spends more and more time on his hobbies.
Dia menghabiskan semakin banyak waktu untuk hobinya.
EN: 'Less' is a comparative determiner used with uncountable nouns (like 'junk food') to indicate a smaller amount. It is the opposite of 'more'.
Bahasa Indonesia: "Less" adalah penentu perbandingan yang digunakan dengan kata benda yang tidak dapat dihitung (seperti junk food), yang berarti "jumlah yang lebih sedikit...", dan merupakan lawan dari "more".
You should drink less coffee and more water.
Kamu sebaiknya minum lebih sedikit kopi dan lebih banyak air.
EN: In modern Western culture, there is a strong emphasis on 'clean eating' and reducing the intake of 'junk food' (highly processed foods). This sentence reflects a common lifestyle goal of balancing nutrition and making conscious dietary improvements.
EN: The negative comparison structure 'not as + adjective + as' is used to show that two things are not equal, meaning the first thing has less of the quality than the second thing.
Bahasa Indonesia: Struktur perbandingan negatif "not as + kata sifat + as" digunakan untuk menyatakan bahwa dua hal tidak setara, yaitu yang pertama tidak sebanding dengan yang kedua dalam suatu sifat tertentu (tidak seperti... seperti...).
This smartphone is not as expensive as that one.
Smartphone ini tidak semahal yang itu.
EN: The comparative degree of adjectives (e.g., 'healthier') is used to compare two things. For short adjectives ending in '-y', we change the '-y' to '-i' and add '-er'.
Bahasa Indonesia: Tingkat komparatif kata sifat (misalnya, 'healthier') digunakan untuk membandingkan dua hal. Untuk kata sifat satu suku kata atau dua suku kata yang berakhiran "-y", kita menghilangkan "-y" dan menambahkan "-ier" untuk menyatakan "lebih...".
This exercise is easier than the last one.
Latihan ini lebih mudah daripada latihan sebelumnya.
EN: In many Western cultures, there is a growing emphasis on 'home-cooked meals' as people become more health-conscious. While fast food is famously cheap and convenient in countries like the US, home cooking is highly valued for its nutritional benefits and social aspect of family gathering.
EN: The double comparative structure 'The + comparative, the + comparative' is used to show that two things change together. It expresses a proportional relationship (the more of one thing, the more of another).
Bahasa Indonesia: Struktur komparatif ganda "The + komparatif, the + komparatif" digunakan untuk menyatakan dua hal yang berubah seiring satu sama lain. Struktur ini menyatakan hubungan proporsional (satu hal meningkat, hal lain juga meningkat).
The harder you study, the more you learn.
Semakin giatang kamu belajar, semakin banyak yang kamu pelajari.
EN: The word 'fresher' is the comparative form of the adjective 'fresh'. In this context, it describes feeling more energetic, awake, and restored after sleep.
Bahasa Indonesia: Kata 'fresher' adalah bentuk komparatif dari kata sifat 'fresh'. Dalam konteks ini, kata ini digunakan untuk menggambarkan perasaan lebih berenergi, lebih segar, dan pulih setelah tidur.
EN: The double comparative structure 'the + comparative, the + comparative' is used to show a parallel increase or decrease. It expresses that one situation depends on another (e.g., 'the more..., the more...').
Bahasa Indonesia: Struktur perbandingan ganda "the + comparative, the + comparative" digunakan untuk menunjukkan peningkatan atau penurunan yang sejajar antara dua situasi. Struktur ini menunjukkan hubungan sebab-akibat atau ketergantungan (misalnya: "semakin... semakin...").
The harder you study, the easier the exam will be.
Semakin giat kamu belajar, semakin mudah ujiannya.
EN: The conjunction 'that' is used to introduce a noun clause functioning as the direct object of the verb 'found'. It connects the main opinion or discovery to the rest of the sentence.
Bahasa Indonesia: Konjungsi "that" digunakan untuk memperkenalkan klausa kata benda yang berfungsi sebagai objek langsung dari kata kerja "found". Ini menghubungkan temuan dari klausa utama dengan isi spesifik yang mengikutinya.
She found that the local food was very delicious.
Dia menemukan bahwa makanan lokal sangat lezat.
EN: Gerund as Subject: A gerund (verb + -ing) can function as a noun and serve as the subject of a sentence. It takes a singular verb.
Bahasa Indonesia: Gerund sebagai subjek: Gerund (kata kerja + -ing) dapat berfungsi sebagai kata benda dan menjadi subjek dalam kalimat. Setelahnya harus diikuti oleh kata kerja tunggal.
Reading books expands our knowledge.
Membaca buku dapat memperluas pengetahuan kita.
EN: Equative Comparison (as... as): This structure is used to compare two things that are equal in some way. The adjective or adverb goes between the two 'as' words.
Bahasa Indonesia: Perbandingan setara (as... as): Struktur ini digunakan untuk membandingkan dua hal yang memiliki tingkat yang sama dalam suatu aspek. Kata sifat atau kata keterangan harus ditempatkan di antara dua 'as'.
This book is as interesting as that movie.
Buku ini sama menariknya dengan film itu.
EN: In modern wellness and mental health discussions, there is a strong emphasis on social connection. Comparing friendship or social interaction to 'medicine' is a common metaphorical way to highlight its scientifically proven benefits for reducing stress and improving emotional well-being.
EN: The phrase 'step by step' is an adverbial idiom meaning gradually, steadily, or one stage at a time. It is used to describe a process that happens sequentially without rushing.
Bahasa Indonesia: Frasa "step by step" adalah frasa keterangan yang berarti "selangkah demi selangkah, secara bertahap, dan teratur". Frasa ini digunakan untuk menggambarkan proses yang dilakukan secara bertahap, tidak terburu-buru.
We need to solve this problem step by step.
Kita perlu menyelesaikan masalah ini selangkah demi selangkah.
EN: The structure 'comparative + and + comparative' (e.g., 'better and better') is used to describe something that is changing continuously over time, indicating a gradual increase or decrease in a quality.
Bahasa Indonesia: Struktur "comparative + and + comparative" (misalnya "better and better") digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang terus berubah seiring waktu, menunjukkan bahwa suatu sifat semakin bertambah atau berkurang (semakin...).
The weather is getting warmer and warmer.
Cuaca semakin hangat.
EN: The phrase 'step by step' reflects a common philosophical approach in modern self-care and mindfulness culture, emphasizing gradual progress and patience over instant success.
EN: The noun clause (or object clause) introduced by 'that' functions as the direct object of the verb 'believe'. In informal English, 'that' is often omitted, but it is kept here to clearly connect the main clause with the subordinate clause.
Bahasa Indonesia: Klausa kata benda (atau klausa objek) yang diperkenalkan oleh 'that' berfungsi sebagai objek langsung dari kata kerja 'believe'. Dalam bahasa Inggris informal, 'that' sering dihilangkan, tetapi di sini dipertahankan untuk menghubungkan klausa utama dan klausa bawahan dengan jelas.
I hope that you can come to my party.
Saya berharap kamu bisa datang ke pesta saya.
EN: The superlative form 'the most' is used here as an adverb to modify the verb 'matter', indicating that these choices have the highest degree of importance compared to anything else.
Bahasa Indonesia: Bentuk superlatif "the most" di sini digunakan sebagai kata keterangan untuk memodifikasi kata kerja "matter", menunjukkan bahwa pilihan-pilihan ini memiliki tingkat kepentingan tertinggi dibandingkan dengan hal lain (paling penting).
Of all the subjects, I like English the most.
Dari semua mata pelajaran, saya paling suka bahasa Inggris.
EN: Gerund as Subject: A gerund (verb + -ing) can function as a noun and serve as the subject of a sentence. It is treated as a singular noun, so it takes a singular verb (e.g., 'is').
Bahasa Indonesia: Gerund sebagai subjek: Gerund (kata kerja + -ing) dapat berfungsi sebagai kata benda dan berperan sebagai subjek dalam kalimat. Gerund sebagai subjek dianggap tunggal, sehingga diikuti oleh kata kerja tunggal (misalnya 'is').
Eating healthy food keeps you energetic.
Makan dengan sehat dapat membuatmu tetap berenergi.
EN: Not... but... Structure: This correlative conjunction structure is used to connect two contrasting ideas, meaning 'not A, but B'. It emphasizes that the second part (B) is the correct or true statement.
Bahasa Indonesia: Struktur Not... but... (bukan... melainkan...): Struktur konjungsi korelatif ini digunakan untuk menghubungkan dua konsep yang berlawanan, yang berarti "bukan A, melainkan B". Struktur ini menekankan bahwa bagian kedua (B) adalah pernyataan yang benar atau nyata.
Success is not a matter of luck but a result of hard work.
Kesuksesan bukanlah hasil dari keberuntungan, melainkan hasil dari kerja keras.
EN: This sentence reflects a common modern philosophical shift in Western culture, moving away from the high-stress 'hustle culture' (viewing life as a competitive race) toward mindfulness and sustainable self-care (viewing life as a personal, steady journey).
EN: The structure 'as + adjective + as' is used to compare two things that are equal in some way. In this sentence, 'as good as' compares the quality of 'jogging' and 'cycling'.
Bahasa Indonesia: Struktur "as + kata sifat + as" digunakan untuk membandingkan dua hal yang sama dalam suatu aspek. Dalam kalimat ini, "as good as" membandingkan manfaat atau kebaikan "jogging" dengan "bersepeda".
This book is as interesting as that movie.
Buku ini sama menariknya dengan film itu.
EN: Gerunds (verb + -ing) like 'jogging' and 'cycling' function as nouns in a sentence. Here, 'jogging' acts as the subject, and 'cycling' acts as the object of comparison.
Bahasa Indonesia: Gerund (kata kerja + -ing) seperti "jogging" dan "cycling" berfungsi sebagai kata benda dalam kalimat. Di sini, "jogging" berfungsi sebagai subjek, dan "cycling" sebagai objek perbandingan.
Swimming is great exercise.
Berenang adalah olahraga yang bagus.
EN: In English-speaking cultures, starting a question with a friendly tone and ending with the person's name (like 'Emma') is a common way to make a conversation feel warm, personal, and engaging.
EN: The 'as + adjective + as' structure is used to compare two things that are equal in some way. The first 'as' is an adverb, and the second 'as' is a conjunction introducing the basis of comparison.
Bahasa Indonesia: Struktur "as + kata sifat + as" digunakan untuk membandingkan dua hal yang sama dalam tingkat tertentu. "As" pertama adalah kata keterangan, dan "as" kedua adalah konjungsi yang digunakan untuk memperkenalkan objek perbandingan.
This book is as interesting as that movie.
Buku ini sama menariknya dengan film itu.
EN: Gerunds (verb + -ing) like 'jogging' and 'cycling' function as nouns in a sentence. Here, 'jogging' acts as the subject, and 'cycling' acts as the object of comparison.
Bahasa Indonesia: Gerund (kata kerja + -ing) seperti "jogging" (berlari santai) dan "cycling" (bersepeda) berfungsi sebagai kata benda dalam kalimat. Di sini, "jogging" berfungsi sebagai subjek, dan "cycling" sebagai objek perbandingan.
EN: The double comparative structure 'The + comparative adjective/adverb + subject + verb, the + comparative adjective/adverb + subject + verb' is used to show a parallel increase or decrease. It expresses that one situation depends on another.
Bahasa Indonesia: Struktur komparatif ganda "The + kata sifat/kata keterangan komparatif + subjek + kata kerja, the + kata sifat/kata keterangan komparatif + subjek + kata kerja" digunakan untuk menyatakan dua situasi yang meningkat atau menurun secara proporsional pada saat yang sama. Struktur ini menyatakan hubungan sebab-akibat atau saling ketergantungan, yang dalam bahasa Indonesia sering diterjemahkan sebagai "semakin... semakin...".
The more you read, the more you know.
Semakin banyak kamu membaca, semakin banyak yang kamu tahu.
EN: The equative comparison 'as + adjective + as' is used to show that two things are equal in some way. The first 'as' acts as an adverb, and the second 'as' acts as a conjunction or preposition.
Bahasa Indonesia: Struktur perbandingan setara "as + kata sifat + as" digunakan untuk menunjukkan bahwa dua hal memiliki tingkat yang sama dalam suatu aspek. 'as' pertama adalah kata keterangan, dan 'as' kedua adalah kata sambung atau kata depan.
Learning English is as fun as playing games.
Belajar bahasa Inggris sama menyenangkannya dengan bermain game.
EN: Tag questions (e.g., ', isn't it?') are added to the end of statements to ask for agreement or confirmation. Since the main clause is positive ('Sleep is...'), the tag question is negative ('isn't it?').
Bahasa Indonesia: Pertanyaan tag (misalnya, ', isn't it?') ditambahkan di akhir pernyataan untuk meminta persetujuan atau konfirmasi. Karena klausa utama adalah kalimat positif (Sleep is...), pertanyaan tag harus menggunakan bentuk negatif (isn't it?).
EN: The structure 'comparative + and + comparative' is used to describe something that is changing continuously over time, meaning 'more and more' of that quality.
Bahasa Indonesia: Struktur "komparatif + and + komparatif" digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang terus berubah seiring waktu, artinya "semakin...".
The weather is getting warmer and warmer.
Cuaca semakin hangat.
EN: The verb 'get' is used here as a linking verb (copula) meaning 'to become' or 'to transition into a state'. It is often paired with comparative adjectives to show gradual change.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "get" di sini digunakan sebagai kata kerja penghubung (kopula) yang berarti "menjadi" atau "masuk ke dalam suatu keadaan". Kata ini sering digunakan dengan kata sifat komparatif untuk menunjukkan perubahan bertahap.
It is getting dark outside.
Di luar semakin gelap.
EN: The negative comparison structure 'not as + adjective + as' is used to show that the first noun has less of a quality than the second noun. It is a common way to make a comparison without using a comparative adjective (like 'less' or '-er').
Bahasa Indonesia: Struktur perbandingan negatif "not as + kata sifat + as" digunakan untuk menunjukkan bahwa kata benda pertama tidak sebanding dengan kata benda kedua dalam suatu sifat. Ini adalah cara umum untuk membandingkan tanpa menggunakan kata sifat komparatif (seperti less atau kata yang berakhiran -er).
This book is not as interesting as the movie.
Buku ini tidak semenarik film itu.
EN: The word 'tiring' is a participle adjective ending in '-ing', which is used to describe things or situations that cause a certain feeling (in this case, causing fatigue). In contrast, adjectives ending in '-ed' (like 'tired') describe how a person feels.
Bahasa Indonesia: Kata "tiring" adalah kata sifat partisipel yang berakhiran "-ing", digunakan untuk menggambarkan hal atau situasi yang menyebabkan seseorang merasakan sesuatu (di sini, menyebabkan rasa lelah). Sebaliknya, kata sifat yang berakhiran "-ed" (seperti tired) digunakan untuk menggambarkan perasaan subjektif seseorang.
Studying for exams is very tiring.
Mempersiapkan ujian sangat melelahkan.
EN: The double comparative structure 'The + comparative adjective/adverb + subject + verb, the + comparative adjective/adverb + subject + verb' is used to show a cause-and-effect relationship where two changes happen together.
Bahasa Indonesia: Struktur komparatif ganda "The + kata sifat/kata keterangan komparatif + subjek + kata kerja, the + kata sifat/kata keterangan komparatif + subjek + kata kerja" digunakan untuk menyatakan hubungan sebab-akibat, yaitu ketika dua perubahan terjadi secara bersamaan (semakin... semakin...).
The more you practice, the better you get.
Semakin banyak kamu berlatih, semakin baik kamu akan menjadi.
EN: The linking verb 'feel' is followed by an adjective (in this case, the comparative form 'calmer') to describe the subject's internal emotional state.
Bahasa Indonesia: Kata kerja penghubung "feel" (merasa) diikuti oleh kata sifat (dalam hal ini bentuk komparatif "calmer"), digunakan untuk menggambarkan keadaan emosional batin subjek.
I feel calmer after drinking some warm tea.
Setelah minum teh hangat, saya merasa lebih tenang.
EN: The 'as + adjective + as' structure is used to make comparisons between two things that are equal in some way. The first 'as' is an adverb, and the second 'as' functions as a conjunction or preposition.
Bahasa Indonesia: Struktur "as + kata sifat + as" digunakan untuk menyatakan bahwa dua hal memiliki tingkat yang sama dalam suatu aspek (perbandingan setara). 'as' pertama adalah kata keterangan, sedangkan 'as' kedua berfungsi sebagai kata sambung atau kata depan.
This book is as interesting as that movie.
Buku ini sama menariknya dengan film itu.
EN: The prepositional phrase 'to us' indicates the person or group affected by the adjective 'essential'. 'To' is commonly used with adjectives of importance or necessity (e.g., important to, crucial to).
Bahasa Indonesia: Frasa kata depan "to us" menunjukkan orang atau kelompok yang terpengaruh oleh kata sifat "essential" (penting). Kata depan "to" sering digunakan setelah kata sifat yang menyatakan kepentingan atau kebutuhan (misalnya: important to penting untuk, crucial to penting untuk).
EN: The double comparative structure 'The + comparative, the + comparative' is used to show that two things change together in a correlative way (cause and effect).
Bahasa Indonesia: Struktur perbandingan ganda "The + comparative, the + comparative" digunakan untuk menunjukkan bahwa dua hal berubah secara berkaitan (yaitu hubungan sebab-akibat), dalam bahasa Indonesia sering diterjemahkan sebagai "semakin... semakin...".
The more you practice, the better you will become.
Semakin banyak kamu berlatih, semakin baik kamu akan menjadi.
EN: The noun 'bond' refers to a close connection joining two or more people, often used with verbs like 'grow' or 'strengthen' to describe relationships.
Bahasa Indonesia: Kata benda "bond" mengacu pada hubungan erat antara dua orang atau lebih, sering digunakan dengan kata kerja seperti "grow" (tumbuh) atau "strengthen" (memperkuat) untuk menggambarkan perkembangan hubungan.
Their shared experience created a strong bond between them.
Pengalaman bersama mereka menciptakan ikatan yang kuat di antara mereka.
EN: This sentence reflects a strong community-oriented value, emphasizing that mutual aid and cooperation strengthen social ties and relationships (bonds) within a group.
EN: The structure 'comparative + and + comparative' (e.g., 'better and better') is used to describe something that is changing or developing continuously over time.
Bahasa Indonesia: Struktur "komparatif + and + komparatif" (misalnya, better and better) digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang terus berubah atau berkembang seiring waktu, yang berarti "semakin...".
The weather is getting warmer and warmer.
Cuaca menjadi semakin hangat.
EN: The verb 'make' is a causative verb here, used in the pattern 'make + object + object complement (adjective)'. It means to cause someone or something to be in a particular state.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "make" di sini berfungsi sebagai kata kerja kausatif, digunakan dalam pola "make + objek + pelengkap objek (kata sifat)", yang berarti membuat seseorang atau sesuatu berada dalam keadaan tertentu.
Her kind words made me happy.
Kata-kata hangatnya membuatku merasa bahagia.
EN: This sentence reflects a common self-improvement philosophy in Western culture, similar to the concept of 'Kaizen' (continuous improvement) or the 'atomic habits' theory. It emphasizes that consistent, small positive actions lead to significant long-term changes, rather than relying on sudden, massive efforts.
Kosakata utama dengan pengucapan IPA, definisi, contoh kalimat, dan kuis interaktif.
Dalam konteks: Sangat berharga, bernilai
Dalam konteks: Berharga, penting
Dalam konteks: Memiliki efek penyembuhan, membantu pemulihan
Dalam konteks: Tetap, stabil dan terus-menerus
Dalam konteks: Sangat penting, sangat diperlukan
Dalam konteks: (Emosional) hubungan, ikatan
Dalam konteks: Lebih segar, lebih bugar
Dalam konteks: kebiasaan
Frasa dengan label jenis, definisi dwibahasa, catatan penggunaan, dan contoh kalimat.
Gradually; making progress steadily and in a structured way.
Langkah demi langkah; secara bertahap
A meal prepared and cooked at home, typically healthier than restaurant food.
Makanan rumahan; makanan yang dimasak di rumah
Food that is quick and easy to prepare and eat, but that is thought to be bad for your health.
Makanan sampah